Mbah WP
Mbah WP
NEWS

Rasuna Said Disiapkan Jadi CFD Baru, Pemprov DKI Gaungkan Jakarta Menuju Kota Global di HUT ke-499

×

Rasuna Said Disiapkan Jadi CFD Baru, Pemprov DKI Gaungkan Jakarta Menuju Kota Global di HUT ke-499

Share this article

Wartabuana.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memilih koridor Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, sebagai lokasi pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada 9–10 Mei 2026. Pemilihan kawasan strategis tersebut menjadi simbol arah baru transformasi Jakarta menuju kota global menjelang usia lima abad.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa koridor Rasuna Said tidak lagi sekadar kawasan bisnis dan diplomasi, tetapi diproyeksikan menjadi ikon baru wajah metropolitan Jakarta yang modern, sehat, dan berkelanjutan.

Rasuna Said nantinya juga kami persiapkan menjadi kawasan Car Free Day seperti Sudirman-Thamrin. Jadi masyarakat Jakarta akan punya lebih banyak pilihan ruang publik untuk berolahraga dan menikmati kota,” ujar Pramono, Rabu (6/5).

Ia juga mengisyaratkan akan ada perubahan jam pelaksanaan Car Free Day di Jakarta yang akan diumumkan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga ibu kota.

Disiapkan Jadi Car Free Day Baru Jakarta

Pemprov DKI melihat koridor Rasuna Said sebagai kawasan dengan mobilitas dan aktivitas ekonomi yang sangat tinggi. Lokasi ini dinilai merepresentasikan denyut utama Jakarta modern karena menjadi pusat diplomasi internasional, bisnis, gaya hidup urban, hingga aktivitas budaya.

Menurut Pramono, penataan kawasan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang kompetitif di tingkat internasional.

Kawasan ini bukan hanya pusat bisnis dan diplomasi, tetapi juga ruang interaksi masyarakat urban. Karena itu, penataannya menjadi fokus penting dalam pencanangan HUT ke-499 Jakarta,” katanya.

Rencana menjadikan Rasuna Said sebagai area Car Free Day baru dipandang sebagai upaya pemerataan ruang publik di Jakarta Selatan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kawasan Sudirman-Thamrin sebagai satu-satunya pusat aktivitas akhir pekan.

Didukung Puluhan Kedutaan dan Ratusan Gedung Perkantoran

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta sekaligus Ketua Harian Panitia HUT ke-499 Jakarta, Suharini Eliawati, menyebut koridor Rasuna Said memiliki kekuatan simbolik yang sangat besar dalam menggambarkan transformasi ibu kota.

Pasalnya, kawasan tersebut didukung keberadaan 30 gedung kedutaan besar, 15 kantor kementerian dan lembaga negara, serta lebih dari 200 gedung perkantoran swasta, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga hunian vertikal.

Kami membayangkan kemeriahan besar dari kolaborasi seluruh unsur yang ada di kawasan ini. Ini akan menghadirkan wajah baru Jakarta yang modern, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Suharini.

Kolaborasi lintas sektor tersebut disebut menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI untuk menunjukkan bahwa Jakarta tetap berkembang sebagai pusat ekonomi nasional sekaligus kota global meski status ibu kota negara akan berpindah ke Nusantara.

Perpaduan Budaya Betawi dan Modernitas Kota

Pencanangan HUT ke-499 Jakarta tahun ini akan mengusung konsep perpaduan budaya lokal dengan kehidupan urban modern. Pemprov DKI menyiapkan berbagai kegiatan olahraga, hiburan, hingga pertunjukan seni khas Betawi untuk melibatkan masyarakat secara langsung.

Salah satu agenda utama adalah “Sehat Bugar Rasuna” berupa senam pagi massal yang digelar bersama Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. Selain itu, terdapat program “Dengar Dekat Betawi” yang menghadirkan pertunjukan lenong sebagai bentuk refleksi budaya menuju usia lima abad Jakarta.

Sementara itu, puncak acara bertajuk “Spekta Jakarta” akan menghadirkan dialog interaktif bersama Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno, serta dimeriahkan sejumlah musisi nasional.

Jakarta Menuju Lima Abad

Momentum HUT ke-499 Jakarta disebut bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan penanda dimulainya fase baru pembangunan kota. Di bawah kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno, Pemprov DKI ingin menghadirkan Jakarta yang lebih manusiawi, sehat, serta berorientasi global tanpa meninggalkan akar budaya Betawi.

Melalui pencanangan di Rasuna Said, Pemprov DKI ingin mengirim pesan bahwa Jakarta tengah bertransformasi menjadi kota masa depan yang mampu memadukan modernitas, budaya, dan keberlanjutan dalam satu ruang urban yang hidup.

(Ib / artwork: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *