Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Wagub Rano Karno Turun Langsung Tinjau Pompa Air Cempaka Putih, Targetkan Genangan Cepat Surut Saat Musim Hujan

×

Wagub Rano Karno Turun Langsung Tinjau Pompa Air Cempaka Putih, Targetkan Genangan Cepat Surut Saat Musim Hujan

Share this article

Wartabuana.com — Keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menangani persoalan genangan air kembali ditegaskan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turun langsung meninjau lokasi pembangunan rumah pompa air di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (29/1), guna memastikan proyek pengendalian banjir berjalan sesuai rencana.

Fokus Kawasan Rawan Genangan

Peninjauan dilakukan di sejumlah titik strategis, yakni di Cempaka Putih Barat dan Cempaka Putih, tepatnya di sepanjang Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran. Lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai kawasan rawan genangan, terutama saat curah hujan tinggi.

Menurut Rano Karno, pembangunan rumah pompa yang dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta bertujuan memperkuat sistem pengendalian banjir melalui optimalisasi Polder Cempaka Putih.

Upaya ini difokuskan pada kawasan rawan genangan, khususnya di sepanjang Jalan Letjen Suprapto dan wilayah Kelurahan Cempaka Putih Barat,” ujar Rano.

Empat Titik Pompa untuk Perkuat Sistem Polder

Pembangunan pompa pengendali banjir dilakukan di empat titik, terdiri dari:

  • Dua titik di Jalan Letjen Suprapto,

  • Dua titik lainnya di Jalan Cempaka Putih Barat 26.

Keberadaan pompa-pompa tersebut diharapkan mampu mempercepat pembuangan air ke saluran utama, sehingga genangan dapat surut lebih cepat dan dampaknya terhadap aktivitas warga bisa diminimalkan.

Kapasitas Pompa Capai 18.000 Liter per Detik

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan bahwa pembangunan rumah pompa telah dikontrakkan sejak akhir Desember 2025 dan saat ini memasuki tahap mobilisasi alat.

“Insyaallah, pembangunan fisik akan dimulai pada bulan depan,” kata Ika.

Saat ini, kawasan tersebut masih mengandalkan dua pompa mobile dengan total kapasitas sekitar 900 liter per detik. Namun, setelah pembangunan selesai, kapasitas pompa akan meningkat signifikan hingga 18.000 liter per detik atau setara 18 meter kubik per detik.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Rumah Pompa Jl. Letjen Suprapto sisi barat: 3 m³/detik

  • Rumah Pompa Jl. Letjen Suprapto sisi timur: 5 m³/detik

  • Rumah Pompa Cempaka Putih Barat sisi utara: 4 m³/detik

  • Rumah Pompa Cempaka Putih Barat sisi selatan: 6 m³/detik

Genangan Ditargetkan Teratasi di Area 250 Hektare

Dengan total kapasitas tersebut, sistem pompa baru diproyeksikan mampu menangani genangan di area hampir 250 hektare di kawasan Cempaka Putih dan sekitarnya.

Kapasitas ini diharapkan dapat mengurangi risiko genangan secara signifikan, khususnya saat hujan lebat,” pungkas Ika.

Langkah Nyata Antisipasi Musim Hujan

Peninjauan langsung oleh Wagub Rano Karno ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov DKI Jakarta terus mempercepat pembangunan infrastruktur pengendalian banjir sebagai bagian dari upaya jangka menengah dan panjang menghadapi tantangan musim hujan di ibu kota

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *