Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Wagub Rano Karno Ajak Warga Tinggalkan Air Tanah, PAM Jaya Jadi Solusi Air Bersih Jakarta

×

Wagub Rano Karno Ajak Warga Tinggalkan Air Tanah, PAM Jaya Jadi Solusi Air Bersih Jakarta

Share this article

Wartabuana.com — Pemprov DKI Jakarta terus menggenjot perluasan layanan air minum perpipaan demi memenuhi kebutuhan dasar warga. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara langsung mengajak masyarakat untuk beralih dari penggunaan air tanah ke layanan PAM Jaya agar dapat menikmati air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Rano saat menghadiri kegiatan sosialisasi dan imbauan penggunaan layanan PAM Jaya bagi warga Perumahan Bumi Karang Indah, Lebak Bulus, yang digelar di Warung Garasi Si Doel, Jalan Karang Asri VII Nomor 1A, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1).

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara aman dan berkelanjutan. Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab memastikan seluruh warga mendapatkan akses air bersih yang layak,” tegas Rano dalam sambutannya.

Target 100 Persen Air Perpipaan pada 2029

Dalam kesempatan itu, Rano menyampaikan apresiasinya kepada PAM Jaya yang dinilai konsisten memperkuat dan memperluas layanan air minum perpipaan di Ibu Kota. Upaya tersebut sejalan dengan target ambisius Pemprov DKI Jakarta untuk mencapai cakupan layanan air perpipaan 100 persen pada 2029.

Saya mengapresiasi PAM Jaya yang terus bekerja keras. Target 100 persen ini memang tidak mudah, tetapi dengan kolaborasi semua pihak, saya yakin bisa kita capai,” ujarnya.

Rano menambahkan, percepatan pembangunan infrastruktur air minum perpipaan terus dilakukan, termasuk di wilayah Bumi Karang Indah dan sekitarnya, guna menjamin ketersediaan air bersih berkualitas bagi masyarakat.

Sosialisasi Jadi Ruang Dialog Warga

Menurut Rano, kegiatan sosialisasi ini tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka antara warga dan PAM Jaya. Melalui forum tersebut, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, masukan, hingga kebutuhan riil di lapangan.

Kami ingin mendengar langsung suara warga. Manfaatkan forum ini agar layanan air perpipaan bisa segera dinikmati di rumah masing-masing,” tuturnya.

Ia juga berpesan agar seluruh proses pembangunan dilakukan secara profesional, dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan waktu.

Hasil pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya menegaskan.

PAM Jaya: Kurangi Air Tanah Demi Selamatkan Jakarta

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mengelola air bersih secara ramah lingkungan. Ia mengingatkan bahwa penggunaan air tanah secara berlebihan telah menyebabkan penurunan muka tanah, yang dampaknya terasa hingga Jakarta Utara dan memperparah banjir rob.

Kami mengajak warga menjadikan penggunaan air PAM sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Ini bukan sekadar promosi, tapi ajakan bersama,” ujar Arief.

Ia memastikan kualitas air PAM Jaya saat ini telah memenuhi standar yang baik. Bahkan, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan baru saja diresmikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten.

Dengan beroperasinya IPA Pesanggrahan, suplai air ke wilayah ini insya Allah sudah siap. Kami juga berkomitmen mempercepat proyek galian pipa agar kenyamanan warga tetap terjaga,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *