MUSIK

Tiara Andini Bawa “Tulang dan Nadi” Pulang ke Jember

0
×

Tiara Andini Bawa “Tulang dan Nadi” Pulang ke Jember

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Tiara Andini membawa kisah personal ke dalam video musik terbaru “Tulang dan Nadi”. Dirilis pada 3 September 2026, visual lagu tersebut mengambil latar Jember, Jawa Timur, kota tempat Tiara lahir dan tumbuh.

Pemilihan Jember bukan sekadar keputusan visual. Bagi Tiara, kota tersebut menyimpan bagian penting dari perjalanan hidupnya sebelum namanya dikenal luas sebagai penyanyi pop Indonesia.

Melalui music video ini, “Tulang dan Nadi” diterjemahkan lewat potret kehidupan yang sederhana dan dekat dengan keseharian. Bukan hanya tentang kisah asmara, tetapi juga orang-orang yang selalu hadir, perhatian kecil, hingga kasih sayang yang terkadang baru terasa berarti ketika kembali disadari.

Tiara: Cinta Bisa Datang dari Hal-Hal Sederhana

Sejak awal, Tiara memaknai “Tulang dan Nadi” secara lebih luas. Cinta dalam lagu tersebut dapat hadir melalui pasangan, orang tua, keluarga, sahabat, maupun sosok lain yang memberikan ruang untuk bertumbuh.

Ternyata kita bisa nemuin cinta dari hal-hal kecil setiap harinya. Bukan hanya soal pasangan, tapi tentang mereka semua yang datang di hidupku dengan selalu memberikan cinta dan ruang untukku bercerita,” ungkap Tiara dalam keterangan resmi.

Pesan itu kemudian divisualisasikan melalui berbagai potret hubungan antarmanusia. Kebersamaan, waktu yang diluangkan, dukungan, hingga perjuangan tanpa banyak kata menjadi bentuk cinta yang ditampilkan.

Pendekatan tersebut membuat penonton dapat menemukan cerita mereka sendiri dalam “Tulang dan Nadi”. Sebab, setiap orang memiliki cara berbeda dalam memberi dan menerima kasih sayang.

Seperti Membawa Lagunya Pulang

Jember akhirnya menjadi elemen penting dalam perjalanan visual “Tulang dan Nadi”. Kota yang ikut membentuk masa kecil Tiara kini menjadi latar untuk sebuah karya tentang orang-orang yang membentuk kehidupan seseorang.

Kepulangan Tiara ke Jember terasa seperti membawa lagu tersebut kembali ke titik awal. Dari tempat perjalanan hidupnya bermula, ia mengajak pendengar melihat kembali sosok-sosok yang selama ini hadir dalam kehidupan.

Pada akhirnya, “Tulang dan Nadi” bukan hanya tentang menyadari bahwa seseorang dicintai. Lagu ini juga mengingatkan pentingnya mengungkapkan rasa sayang melalui hal sederhana: waktu, perhatian, ucapan, atau sekadar memilih untuk tetap hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *