Mbah WP
Mbah WP
EKONOMI

PNM Optimistis Pemberdayaan Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Usaha Ultra Mikro di Tengah Tekanan Ekonomi

×

PNM Optimistis Pemberdayaan Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Usaha Ultra Mikro di Tengah Tekanan Ekonomi

Share this article

Wartabuana.com —  Di tengah berbagai tekanan ekonomi, pelaku usaha ultra mikro menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dari sekadar keterbatasan modal. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) optimistis, pendekatan pemberdayaan yang terintegrasi dengan pembiayaan menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan dan keberlanjutan usaha di segmen paling rentan ini.

Usaha Ultra Mikro Hadapi Tantangan Berlapis

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama ini dikenal sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Namun, pada level usaha ultra mikro, tantangan yang dihadapi pelaku usaha tidak hanya soal permodalan.

Akses pasar yang terbatas, pencatatan keuangan yang belum tertata, hingga rendahnya literasi usaha masih menjadi persoalan utama. Kondisi ini membuat pelaku usaha ultra mikro rentan terhadap guncangan eksternal, mulai dari fluktuasi harga hingga tekanan ekonomi rumah tangga.

Pembiayaan Saja Dinilai Tak Cukup

Dalam konteks tersebut, pembiayaan memang menjadi kebutuhan mendasar, tetapi dinilai belum cukup jika berdiri sendiri. Tanpa pendampingan dan peningkatan kapasitas, tambahan modal justru berisiko tidak memberikan dampak optimal bagi keberlanjutan usaha.

Karena itu, pemberdayaan dipandang sebagai elemen kunci untuk memperkuat daya tahan usaha ultra mikro agar mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

PNM Padukan Pembiayaan dan Pemberdayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menempatkan pembiayaan dan pemberdayaan sebagai dua hal yang tidak terpisahkan. Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PNM menyalurkan pembiayaan ultra mikro yang disertai pendampingan rutin berbasis kelompok.

Pendekatan ini menyasar nasabah, khususnya ibu-ibu pengusaha, bukan hanya sebagai penerima dana, tetapi juga sebagai mitra dalam pengembangan ekonomi keluarga dan komunitas.

Pemberdayaan Jadi Fondasi Program PNM

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pemberdayaan merupakan fondasi utama dalam setiap program yang dijalankan PNM.

PNM meyakini pembiayaan harus berjalan seiring dengan pemberdayaan. Kami tidak hanya menyalurkan modal, tetapi juga mendampingi nasabah untuk membangun kapasitas dan kepercayaan diri agar usaha mereka dapat bertahan dan berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dampak Nyata di Tingkat Komunitas

Pendekatan terintegrasi antara pembiayaan dan pemberdayaan ini dinilai mampu menciptakan dampak yang lebih luas. Peningkatan kapasitas pelaku usaha berkontribusi langsung pada produktivitas, stabilitas pendapatan rumah tangga, hingga penguatan ketahanan ekonomi di tingkat komunitas.

Keberhasilan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya penyaluran pembiayaan, tetapi dari kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” tambah Dodot.

Dorong Usaha Ultra Mikro Tumbuh dan Naik Kelas

Bagi PNM, pembiayaan bukanlah tujuan akhir. Pemberdayaan menjadi kunci agar pengusaha ultra mikro dapat tumbuh, mandiri, dan naik kelas.

Komitmen tersebut terus diperkuat melalui berbagai inisiatif berkelanjutan yang mengusung tagar #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, sebagai bagian dari upaya memperluas dampak pemberdayaan UMKM di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *