RAGAM

Eddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Jadi Slogan Paling Horor

×

Eddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Jadi Slogan Paling Horor

Share this article

Wartabuana.com | Slogan “film Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri” justru dinilai Eddie Karsito sebagai gambaran problem serius yang masih membayangi industri perfilman nasional.

Dalam diskusi bertajuk “Film Horor Kita Mencari Jalan Pulang” di Studio PFN Heritage, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026), aktor dan penggiat budaya itu menyoroti pentingnya pembenahan industri film dari sisi produksi hingga kualitas cerita.

Disiplin Produksi Jadi Kunci

Eddie menilai film Indonesia sulit menembus persaingan global jika pengelolaan waktu, anggaran, sumber daya, dan standar kerja belum dilakukan secara profesional.

Ia juga menyoroti kondisi pekerja film yang masih menghadapi bayaran rendah, jam kerja ekstrem, serta perlindungan kontrak yang dinilai belum memadai.

Menurutnya, kemajuan teknologi memang membuat kualitas visual film Indonesia semakin kompetitif. Namun, peningkatan kamera, CGI, tata artistik, dan tata suara belum selalu diikuti kekuatan naskah.

Jangan Jadikan Budaya Sekadar Jump Scare

Eddie juga mengkritik penggunaan bahasa dan budaya lokal dalam film horor yang terkadang tidak didukung riset memadai. Kesalahan tingkat tutur, aksen yang dibuat-buat, hingga penggunaan tradisi sebagai sekadar pemanis mistis dinilai dapat mengurangi keaslian cerita.

Roh film yang sesungguhnya tidak semata-mata terletak pada kemegahan alat atau mahalnya biaya produksi, melainkan pada kejujuran rasa, daya hidup cerita, dan hubungan emosional dengan penonton,” ujarnya.

Baginya, film bukan sekadar hiburan, tetapi juga karya seni, komoditas, sekaligus cermin nilai, bahasa, identitas, dan kehidupan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *