Wartabuana.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kualitas pendidikan sejak usia dini dengan mendorong guru PAUD dan TK terus beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI).
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Workshop Nasional Creativity Day for Teachers 2026 di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (6/8). Kegiatan ini diikuti 500 guru PAUD dan TK dari lima wilayah Jakarta.
Guru Dituntut Semakin Kreatif

Pramono menilai guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kreativitas, serta semangat belajar anak. Karena itu, peningkatan kompetensi pendidik menjadi bagian penting dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan relevan dengan zaman.
“Guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu menyesuaikan metode belajar dengan karakter dan gaya belajar setiap anak,” ujar Pramono.
Penguatan pendidikan juga diwujudkan melalui berbagai program. Pada 2026, KJP Plus Tahap I disalurkan kepada 707.477 peserta didik dengan anggaran Rp1,62 triliun. KJMU diberikan kepada 15.825 mahasiswa senilai Rp142,425 miliar.
Selain itu, Program Pemutihan Ijazah menjangkau 2.026 peserta didik dengan anggaran Rp3,95 miliar. Pemprov DKI juga menjalankan Sekolah Swasta Gratis di 103 sekolah.
Pramono mengapresiasi kolaborasi Yayasan Build and Share 85, HIMPAUDI, IGTKI, dan Alumni ITB 1985 yang sejak 2010 telah melatih sekitar 15.000 guru di 25 kabupaten/kota pada 14 provinsi.













