SELEBRITIS

Jule Jalani Rehabilitasi Usai Kasus Vape Etomidate

0
×

Jule Jalani Rehabilitasi Usai Kasus Vape Etomidate

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Selebgram Julia Prastini atau yang dikenal dengan nama Jule akan menjalani rehabilitasi setelah diamankan polisi terkait kasus penyalahgunaan vape yang mengandung etomidate. Polisi menyebut Jule berstatus sebagai pengguna dan menempatkannya dalam proses restorative justice.

Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Michael Tandayu, mengatakan Jule tidak ditahan seperti tiga orang lain yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut. Proses rehabilitasinya akan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).

Jule Disebut Hanya sebagai Pengguna

Michael menjelaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penyelidikan, interogasi, barang bukti, serta asesmen terhadap peran Jule dalam perkara tersebut.

Untuk status di kepolisian kami tetapkan sebagai restorative justice yaitu JP sebagai pemakai. Selanjutnya diasesmen dan kemudian akan direhabilitasi,” ujar Michael kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).

Polisi juga menyebut hasil tes urine Jule positif etomidate. Berdasarkan penelusuran, Jule diduga baru menggunakan zat tersebut sekitar dua hingga tiga minggu sebelum diamankan.

Saat ditangkap di sebuah apartemen di Jakarta Selatan pada 14 September 2026, polisi menemukan empat cartridge vape yang diduga berisi etomidate. Tiga di antaranya telah kosong, sementara satu lainnya masih berisi.

Berawal dari Penangkapan Dua Pemasok

Kasus tersebut bermula dari penangkapan dua perempuan berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Polisi menemukan 27 cartridge vape yang mengandung etomidate.

Dari pengembangan perkara, penyidik menemukan bukti transaksi dan pengiriman yang mengarah kepada Jule. Penelusuran kemudian berlanjut hingga menangkapnya.

Polisi selanjutnya mengamankan seorang warga negara China berinisial XC yang disebut berperan sebagai bandar utama. Dari XC, petugas menyita 71 pieces vape berisi etomidate dengan model serupa.

Total empat orang diamankan. RR, RN dan XC ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan Jule ditempatkan sebagai pengguna atau korban penyalahgunaan.

Michael mengatakan peredaran tersebut telah berlangsung sejak Juli dengan keuntungan sekitar Rp700 ribu per cartridge. Pemasarannya disebut dilakukan melalui jaringan pertemanan dari mulut ke mulut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *