Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Penanganan Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dikebut, 20 Truk Dikerahkan—Target Tuntas Kurang dari Dua Pekan

×

Penanganan Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dikebut, 20 Truk Dikerahkan—Target Tuntas Kurang dari Dua Pekan

Share this article

Wartabuana.com — Lonjakan timbunan sampah hingga ribuan ton di Pasar Induk Kramat Jati akhirnya mendapat respons cepat. Perumda Pasar Jaya mengerahkan puluhan armada tambahan demi menuntaskan persoalan yang sempat viral dan menuai perhatian publik.

Respons Cepat: 20 Truk Dikerahkan, Target Tuntas 10–12 Hari

Perumda Pasar Jaya mengambil langkah taktis dengan menyewa 20 unit truk dari perusahaan pengangkutan sampah resmi yang terdaftar di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan DPMPTSP.

Langkah ini menjadi bagian dari percepatan penanganan sampah yang menumpuk di kawasan Pasar Induk Kramat Jati.

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, menjelaskan bahwa armada tersebut terdiri dari 19 truk tronton berkapasitas 20 ton dan satu unit truk tipe typher berkapasitas 12 ton.

Dengan tambahan 20 unit truk, penanganan sampah ditargetkan dapat selesai dalam 10 hingga 12 hari,” ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4).

Timbunan Capai 6.970 Ton, Sempat Viral di Media Sosial

Permasalahan sampah di pasar terbesar di Asia Tenggara ini mencuat setelah beredarnya video dan foto di media sosial.

Volume sampah bahkan sempat menyentuh angka sekitar 6.970 ton—setara dengan kurang lebih 410 truk tronton. Kondisi tersebut dipicu oleh kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.

Tak hanya mengganggu aktivitas perdagangan, penumpukan ini juga menimbulkan kekhawatiran soal kesehatan dan kenyamanan lingkungan bagi pedagang maupun warga sekitar.

Pembenahan Sistem: Tidak Sekadar Angkut Sampah

Selain mempercepat pengangkutan, Perumda Pasar Jaya juga melakukan langkah penertiban dan penyaringan (screening) sampah.

Upaya ini bertujuan memastikan alur pembuangan lebih terkendali serta mencegah penumpukan berulang. Di sisi lain, perbaikan infrastruktur seperti tembok belakang pasar yang rusak juga menjadi bagian dari pembenahan menyeluruh.

Strategi Jangka Pendek hingga Panjang

Untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, Perumda Pasar Jaya telah menyiapkan langkah berlapis:

1. Jangka Pendek:

  • Pengadaan lima unit truk sampah mandiri
  • Kapasitas 16 meter kubik per unit
  • Target operasional: akhir April 2026

2. Jangka Panjang:

  • Uji coba teknologi thermal hydrolysis
  • Penerapan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero)
  • Fokus pada pengolahan sampah langsung dari sumber

Langkah ini menunjukkan pergeseran pendekatan dari sekadar penanganan darurat menuju sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Permintaan Maaf dan Komitmen Perbaikan

Perumda Pasar Jaya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Menurut Topik Hidayatulloh, pihaknya berkomitmen tidak hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik ke depan.

Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik,” pungkasnya.

(Al / artwork: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *