Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Saat Mudik Lebaran 2026, Kendaraan Bebas Melintas! Ini Jadwal dan Alasannya

×

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Saat Mudik Lebaran 2026, Kendaraan Bebas Melintas! Ini Jadwal dan Alasannya

Share this article

Wartabuana.com —  Kabar baik bagi pemudik dan warga ibu kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meniadakan aturan ganjil genap selama periode mudik Lebaran 2026, sehingga kendaraan dapat melintas bebas tanpa pembatasan pelat nomor di sejumlah ruas jalan utama.

Berlaku 18–24 Maret 2026, kendaraan bebas melintas

Kebijakan penghapusan ganjil genap ini berlaku mulai 18 hingga 24 Maret 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Peniadaan aturan dilakukan seiring dengan libur nasional dan cuti bersama yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.

Pelaksanaan sistem ganjil genap di berbagai ruas jalan di Jakarta ditiadakan,” demikian keterangan resmi yang disampaikan.

Dengan kebijakan ini, seluruh kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas tanpa dibatasi nomor pelat, termasuk di jalur-jalur yang biasanya menerapkan sistem ganjil genap.

Sesuai regulasi, ganjil genap memang ditiadakan saat libur nasional

Kebijakan tersebut bukan tanpa dasar. Pemerintah merujuk pada aturan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 yang menyebutkan bahwa sistem ganjil genap tidak berlaku pada hari libur nasional.

Langkah ini juga menjadi bagian dari penyesuaian kebijakan lalu lintas untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat yang meningkat drastis selama musim mudik.

Polda Metro Jaya siapkan pengamanan di 1.647 titik

Selain penghapusan ganjil genap, Polda Metro Jaya juga memastikan kesiapan pengamanan selama periode mudik Lebaran.

Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa kebijakan ini disesuaikan dengan kondisi lalu lintas saat libur panjang.

Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan sedikitnya 1.647 titik di seluruh wilayah Jakarta.

Fokus pengamanan: transportasi dan pusat ekonomi

Pengamanan difokuskan pada 83 lokasi sentra ekonomi yang berpotensi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat.

Selain itu, 11 titik transportasi utama juga menjadi prioritas, meliputi terminal, stasiun, bandara, hingga pelabuhan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik sekaligus menjaga keamanan selama perayaan Idulfitri.

Momentum mudik, mobilitas tinggi perlu diantisipasi

Peniadaan ganjil genap dinilai sebagai kebijakan strategis untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama mudik.

Namun, di sisi lain, potensi kepadatan lalu lintas tetap menjadi tantangan yang perlu diantisipasi, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Warga diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kemacetan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *