NEWS

100 Tahun Ali Sadikin, Pramono: Warisan Seni dan Budaya Jadi Kunci Jakarta Menuju Kota Global

×

100 Tahun Ali Sadikin, Pramono: Warisan Seni dan Budaya Jadi Kunci Jakarta Menuju Kota Global

Share this article

Peringatan satu abad Ali Sadikin menjadi momentum memperkuat identitas budaya Jakarta di tengah pembangunan kota modern menuju usia 500 tahun pada 2027.

Wartabuana.com | Peringatan 100 tahun kelahiran Ali Sadikin menjadi pengingat bahwa kemajuan Jakarta tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya seni dan budaya sebagai identitas kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, warisan mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1966–1977 itu akan terus menjadi fondasi dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap berkarakter.

Saat menghadiri peringatan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Selasa (7/7), Pramono menyebut keberanian Ali Sadikin membangun ekosistem seni dan budaya merupakan warisan besar yang masih dirasakan hingga kini. Menurutnya, TIM menjadi simbol ruang kreativitas yang terus berkembang bagi seniman dan masyarakat.

Siapa pun gubernur Jakarta tidak mungkin tidak melanjutkan apa yang telah diwariskan Bang Ali,” ujar Pramono.

Seni, Budaya, dan Modernisasi Berjalan Beriringan

Pramono menegaskan pembangunan Jakarta menuju kota global harus tetap berpijak pada sejarah dan budaya. Karena itu, Pemprov DKI terus mengembangkan transportasi publik terintegrasi, kawasan berorientasi transit (TOD), penataan Pasar Baru dan Kota Tua, serta memperkuat pelestarian budaya Betawi melalui revitalisasi Setu Babakan.

Menjelang usia lima abad Jakarta pada 2027, pemerintah ingin menghadirkan kota yang modern tanpa kehilangan jati dirinya. Seni dan budaya diposisikan sebagai kekuatan sekaligus identitas Jakarta di tingkat global.

Hidupkan Kembali Fasilitas Budaya

Bersama Wakil Gubernur Rano Karno, Pramono juga menghidupkan kembali berbagai fasilitas budaya di kawasan TIM, seperti pengoperasian Planetarium, perpanjangan jam layanan perpustakaan hingga malam hari, serta memperkuat kolaborasi dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), seniman, dan budayawan.

Peringatan 100 Tahun Ali Sadikin turut dihadiri mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, keluarga besar Ali Sadikin, akademisi, komunitas budaya, serta berbagai tokoh seni yang bersama-sama mengenang sosok pemimpin yang dinilai berhasil menjadikan kebudayaan sebagai pilar pembangunan Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *