Wartabuana.com | Momen menegangkan dialami gitaris Sheila On 7, Eross Candra, setelah seekor ular kobra Jawa memasuki area rumahnya di Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Beruntung, laporan yang segera disampaikan kepada petugas membuat ular berbisa tersebut berhasil dievakuasi dengan cepat sebelum membahayakan penghuni rumah.
Damkar Sleman Bergerak Usai Terima Laporan Dini Hari
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman, Gunardi, menjelaskan bahwa laporan mengenai kemunculan ular di rumah Eross diterima pada Sabtu (27/6/2026) dini hari.
Menariknya, laporan tersebut datang sesaat setelah tim Damkar menyelesaikan evakuasi ular di wilayah Tlogoadi, Kapanewon Mlati, Sleman. Tanpa jeda yang lama, dua personel langsung bergerak menuju kediaman gitaris Sheila On 7 tersebut.
Menurut Gunardi, petugas berangkat pada pukul 00.06 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.21 WIB. Proses penanganan berlangsung sangat cepat.
“Jam 00.06 kita berangkat dari lokasi evakuasi di Tlogoadi, sampai ke lokasi jam 00.21. Waktu penanganan ular itu delapan menit,” kata Gunardi.
Respons cepat tersebut memastikan situasi tetap aman dan ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.
Kobra Jawa Berukuran Besar Picu Kewaspadaan

Setelah dilakukan identifikasi, petugas memastikan ular yang masuk ke rumah Eross merupakan kobra Jawa, salah satu spesies ular berbisa yang cukup sering ditemukan di Pulau Jawa.
Gunardi menyebut ukuran ular tersebut sudah tergolong besar, dengan panjang mendekati satu meter.
“Jenis ularnya kobra Jawa. Sudah besar, panjangnya hampir sekitar satu meter,” ujarnya.
Ukuran dan bisa yang dimiliki kobra Jawa membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian menggunakan peralatan khusus agar tidak membahayakan petugas maupun penghuni rumah.
Akan Dilepasliarkan ke Habitat yang Aman
Usai berhasil ditangkap, ular tersebut dibawa ke Markas Komando (Mako) Damkar Sleman untuk penanganan sementara.
Selanjutnya, satwa liar itu akan dilepasliarkan kembali ke habitat yang dinilai aman dan jauh dari kawasan permukiman agar tidak kembali berinteraksi dengan manusia.
Langkah tersebut menjadi prosedur standar dalam penanganan satwa liar, terutama ular berbisa yang berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila tetap berada di lingkungan permukiman.
Warga Diimbau Tidak Menangani Ular Sendiri
Peristiwa yang terjadi di rumah Eross Candra menjadi pengingat bahwa kemunculan ular di kawasan permukiman masih dapat terjadi, terutama ketika habitat satwa mulai bersinggungan dengan aktivitas manusia.
Masyarakat diimbau tetap waspada apabila menemukan ular, terlebih jenis berbisa seperti kobra Jawa. Warga juga disarankan tidak mencoba menangkap sendiri karena berisiko menimbulkan kecelakaan.
Menghubungi petugas Damkar atau instansi yang berwenang merupakan langkah paling aman agar proses evakuasi dapat dilakukan secara profesional.
Insiden di kediaman Eross Candra pun berakhir tanpa korban. Berkat respons cepat petugas Damkar Sleman, ular kobra berhasil diamankan hanya dalam waktu delapan menit, sehingga situasi kembali kondusif.













