Mbah WP
Mbah WP
MUSIK

Menjelang Ramadan, Cakra Khan “Hidupkan” Suara Chrisye Lewat Lagu Religi Legendaris Ini

×

Menjelang Ramadan, Cakra Khan “Hidupkan” Suara Chrisye Lewat Lagu Religi Legendaris Ini

Share this article

Wartabuana.com — Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, publik musik Indonesia kembali diajak merenung lewat sebuah kolaborasi istimewa. Cakra Khan berduet dengan almarhum Chrisye dalam versi terbaru lagu legendaris “Ketika Tangan Dan Kaki Berkata”, sebuah karya religius yang telah menjadi ikon refleksi spiritual sejak dirilis pada 1997.

Hadir dengan pendekatan emosional yang lebih dekat dengan pendengar masa kini, lagu ini kembali menarik perhatian lintas generasi—bukan sekadar sebagai karya musik, tetapi juga sebagai pengingat akan makna pertanggungjawaban hidup.

Puisi Taufiq Ismail dan Pesan Spiritual yang Abadi

“Ketika Tangan Dan Kaki Berkata” berangkat dari puisi karya Taufiq Ismail, yang terinspirasi dari Surat Yasin ayat 65. Tema besar yang diangkat adalah pertanggungjawaban manusia atas setiap perbuatannya di hadapan Sang Pencipta.

Liriknya yang kuat, puitis, dan penuh perenungan membuat lagu ini melampaui fungsi hiburan semata. Sejak awal kemunculannya, lagu ini dikenal sebagai karya yang sarat nilai moral dan spiritual.

Chrisye dan Proses Kreatif yang Sarat Makna

Dalam proses penciptaannya, Chrisye dikenal sangat selektif terhadap lirik yang akan ia nyanyikan. Untuk lagu ini, Taufiq Ismail bahkan diberi waktu khusus untuk menemukan rangkaian kata yang benar-benar tepat, hingga akhirnya puisinya menyatu secara utuh dengan melodi yang telah diciptakan.

Rekaman vokal Chrisye disebut menjadi salah satu momen paling emosional dalam perjalanan kariernya. Lagu ini diselesaikan hanya dalam satu kali take, dengan emosi yang begitu kuat hingga meninggalkan keheningan penuh makna di dalam studio.

Cakra Khan Jaga Ruh Lagu, Tanpa Menghilangkan Identitas Asli

 

Versi terbaru menghadirkan Cakra Khan sebagai pasangan duet yang menyatu dengan rekaman vokal asli Chrisye. Karakter suara Cakra yang khas, penuh penghayatan, dinilai mampu menjaga ruh dan kedalaman pesan lagu, tanpa mengaburkan identitas musikal Chrisye.

Cakra Khan mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sosok Chrisye sebagai legenda musik Indonesia.

Lagu ini punya energi spiritual yang sangat kuat dan relevan dengan momen Ramadan,” ungkap Cakra Khan.

Visual Reflektif Garapan Rizal Mantovani

Tak hanya secara audio, kekuatan lagu ini juga diperkuat lewat video musik yang disutradarai Rizal Mantovani. Pengambilan gambar dilakukan di Bumi Perkemahan Cibubur, dengan konsep visual reflektif yang menonjolkan unsur air dan pencahayaan lembut.

Pendekatan visual tersebut mempertegas suasana kontemplatif, sejalan dengan pesan spiritual yang diusung lagu.

Musik sebagai Jembatan Lintas Generasi

Melalui kolaborasi ini, “Ketika Tangan Dan Kaki Berkata” kembali membuktikan kekuatan musik sebagai medium lintas waktu. Lagu ini menjadi jembatan antara warisan masa lalu dan interpretasi masa kini, tanpa kehilangan makna dan nilai spiritualnya.

Di tengah hiruk pikuk industri musik modern, karya ini hadir sebagai pengingat bahwa musik juga mampu menjadi ruang refleksi—terutama di momen sakral seperti Ramadan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *