Wartabuana.com — Drama keluarga kembali menemukan denyut emosinya lewat film Kupeluk Kamu Selamanya, sebuah karya terbaru yang tak hanya menyentuh, tetapi juga mengajak penonton merenungkan makna terdalam dari cinta seorang ibu—cinta yang tak pernah meminta balasan, bahkan hingga titik akhir kehidupan.
Kisah Ibu, Pengorbanan, dan Cinta Tanpa Syarat

Diproduksi oleh Kuy! Studios bersama Aktina Film, film ini mengangkat perjalanan hidup Naya, seorang ibu tunggal yang diperankan oleh Hana Malasan.
Naya harus merelakan kariernya demi merawat sang anak, Aksa (Jared Ali), yang mengidap penyakit bawaan sejak lahir. Situasi semakin kompleks ketika ia berpisah dengan suaminya yang diperankan Ibnu Jamil.
Di tengah kondisi kesehatan Aksa yang kian memburuk, Naya dihadapkan pada ujian emosional yang mengguncang—sebuah potret nyata tentang bagaimana seorang ibu berjuang, bukan hanya untuk anaknya, tetapi juga untuk berdamai dengan dirinya sendiri.
Sentuhan Emosional Khas Pritagita Arianegara
Disutradarai oleh Pritagita Arianegara, film ini melanjutkan benang merah tema relasi ibu dan anak yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Pritagita menghadirkan narasi yang intim sekaligus reflektif. Ia menekankan bahwa cinta seorang ibu adalah sesuatu yang tak pernah benar-benar berakhir—bahkan ketika kehidupan memaksanya untuk melepaskan.
“Saya ingin penonton pulang dengan kesadaran bahwa cinta seorang ibu tidak pernah selesai,” ungkapnya.
Karakter yang Manusiawi, Tanpa Hitam-Putih
Salah satu kekuatan film ini terletak pada pendekatan karakter yang realistis. Tidak ada tokoh yang sepenuhnya baik atau jahat.
Menurut Ibnu Jamil, film ini justru terasa dekat dengan kehidupan nyata karena setiap karakter memiliki sudut pandang masing-masing. Hal ini memperkaya konflik emosional sekaligus membuat cerita terasa lebih relevan bagi penonton.
Refleksi Perempuan dan Kerentanan yang Sering Terlupakan
Bagi Hana Malasan, memerankan Naya membuka perspektif baru tentang sosok ibu. Ia menyoroti bagaimana perempuan sering kali dituntut untuk selalu kuat, hingga lupa bahwa meminta bantuan adalah hal yang manusiawi.
Film ini menyampaikan pesan penting: menjadi rapuh bukanlah kelemahan, melainkan bagian dari perjalanan emosional yang harus diterima.
Debut dan Kolaborasi Menarik di Balik Layar

Selain deretan pemain seperti Fanny Ghassani, Nissy Meinard, Yurike Prastika, dan Mario Irwinsyah, film ini juga menandai langkah baru di industri perfilman.
Dinda Hauw melakukan debut sebagai produser bersama Dara Dwitanti. Sementara itu, pembalap Sean Gelael turut terlibat sebagai produser eksekutif bersama Angga Dwimas Sasongko.
Jadwal Tayang dan Ajakan untuk Menyaksikan
Kupeluk Kamu Selamanya dijadwalkan tayang mulai 30 April 2026 di seluruh bioskop Indonesia. Film ini tidak sekadar menawarkan hiburan, tetapi juga pengalaman emosional yang mendalam tentang arti kehilangan, ketegaran, dan cinta tanpa syarat.
Dengan pendekatan yang jujur dan penuh empati, film ini berpotensi menjadi salah satu drama keluarga paling menyentuh tahun ini.











