Mbah WP
Mbah WP
FILM

“Ghost Buzzer” Tayang Perdana: Horor Anak Rasa Petualangan, Bikin Ketawa Sekaligus Merinding!

×

“Ghost Buzzer” Tayang Perdana: Horor Anak Rasa Petualangan, Bikin Ketawa Sekaligus Merinding!

Share this article

Wartabuana.com — Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror klasik, “Ghost Buzzer” hadir sebagai angin segar—mengajak anak-anak dan keluarga menyelami dunia gaib dengan cara yang lebih ringan, jenaka, namun tetap menyimpan ketegangan.

Premiere Meriah, Awal Era Baru Horor Anak

Film “Ghost Buzzer” resmi diperkenalkan ke publik melalui pemutaran perdana pada Jumat, 1 Mei 2026 di Pusat Perfilman Usmar Ismail. Karya ini merupakan hasil kolaborasi antara Media 8 dan Sanggar Ananda Kawula Muda, yang dikenal konsisten melahirkan talenta muda berbakat.

Di balik layar, nama Ko Amirulah memimpin sebagai Executive Producer, dengan arahan penyutradaraan dari Agus Hendra Jaya. Sementara naskah digarap oleh Arief dan dipoles secara produksi oleh Aditya Gumay.

Horor Anak dengan Pendekatan Modern

Berbeda dari film horor pada umumnya yang identik dengan sosok menyeramkan seperti kuntilanak atau genderuwo, “Ghost Buzzer” justru mengusung pendekatan baru: hantu dengan karakter modern yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.

Ko Amirulah menegaskan bahwa film ini dibuat untuk mengisi kekosongan genre horor anak di industri perfilman Indonesia. Ia ingin menghadirkan tontonan yang tetap menegangkan, namun aman dan relevan untuk penonton muda.

Sinopsis: Misi Gaib yang Penuh Tawa

“Ghost Buzzer” mengisahkan empat sahabat dengan hobi unik—menyelidiki fenomena dunia gaib. Rasa penasaran mereka membawa pada petualangan tak terduga, bertemu berbagai makhluk halus dengan karakter beragam.

Konflik memuncak saat mereka bertemu arwah seorang anak yang terjebak di alam lain. Permintaan tolong dari arwah tersebut menjadi awal misi penyelamatan yang sarat emosi, humor, dan nilai persahabatan.

Chemistry Natural dari Talenta Muda

Film ini diperkuat oleh para pemain muda dari Sanggar Ananda seperti Claudio Alexandre, Nevan Atallah, Chacha Hits, dan Rafael Fernando.

Chacha Hits, yang memerankan karakter Vindi—seorang anak indigo—mengaku momen premiere terasa seperti reuni emosional setelah dua tahun proses produksi. Sementara Rafael Fernando membawa warna komedi sebagai Udin, karakter yang menjadi penyeimbang ketegangan film.

Lebih dari Sekadar Film Horor

Secara sinematik, “Ghost Buzzer” tidak hanya bermain pada elemen horor, tetapi juga memadukan fantasi dan komedi dengan ritme yang ringan. Pendekatan ini membuat film terasa inklusif—bisa dinikmati anak-anak tanpa menghilangkan daya tarik bagi penonton keluarga.

Aditya Gumay menekankan bahwa pengembangan cerita dilakukan secara menyeluruh agar tetap hidup, relevan, dan mudah dicerna.

Potensi Franchise dan Ekspansi Proyek

Menariknya, “Ghost Buzzer” digadang-gadang menjadi “umbrella project” untuk pengembangan film horor anak berikutnya. Ko Amirulah membuka peluang hadirnya sekuel di masa depan, menandakan ambisi membangun semesta cerita yang berkelanjutan.

Jadwal Tayang dan Distribusi

Film ini dijadwalkan tayang di jaringan bioskop seperti CGV, Cinepolis, serta bioskop lokal lainnya, dan tengah menunggu jadwal rilis di jaringan XXI. Selain itu, distribusi digital melalui platform OTT juga telah disiapkan untuk menjangkau penonton lebih luas.

Horor yang Ramah, Hiburan yang Bermakna

“Ghost Buzzer” adalah eksperimen menarik dalam lanskap film Indonesia—menggabungkan horor, komedi, dan fantasi dalam satu paket yang ramah anak. Dengan pesan kuat tentang persahabatan dan keberanian, film ini berpotensi menjadi pionir dalam sub-genre yang selama ini jarang tersentuh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *