Wartabuana.com — Air mata dan tepuk tangan panjang mewarnai Old Trafford saat Casemiro menyampaikan salam perpisahan kepada para pendukung Manchester United. Gelandang bertahan asal Brasil itu resmi menjalani pertandingan kandang terakhirnya bersama Setan Merah usai laga kontra Nottingham Forest, Minggu (17/5/2026).
Momen emosional tersebut langsung menjadi sorotan para pencinta sepak bola dunia. Setelah empat musim penuh perjuangan bersama Manchester United, Casemiro menegaskan bahwa cintanya kepada klub tidak akan pernah berubah meski dirinya segera memulai petualangan baru.
Pidato emosional Casemiro di Old Trafford

Usai pertandingan berakhir, Casemiro berdiri di tengah lapangan Old Trafford sambil memberikan pidato singkat yang langsung disambut gemuruh suporter.
Pemain berusia 34 tahun itu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen klub, mulai dari pemain, staf, hingga para penggemar yang selama ini mendukungnya.
“Terima kasih kepada semua orang, kepada para pemain, kepada staf, kepada semua orang, tetapi hal terbaik di klub ini adalah Anda, para penggemar. Terima kasih,” ujar Casemiro.
Atmosfer haru semakin terasa ketika mantan gelandang Real Madrid tersebut menyebut Manchester United akan selalu menjadi bagian penting dalam hidupnya.
“Ini sangat istimewa dan saya akan selalu membawa klub ini bersama saya sepanjang hidup saya. Saya akan selalu menjadi penggemar Manchester United, begitu juga seluruh keluarga saya,” lanjutnya.
Casemiro tegaskan dirinya tetap “Merah”

Dalam pidato perpisahan itu, Casemiro juga menegaskan loyalitasnya kepada Manchester United. Ia bahkan menyebut identitas sepak bolanya di Inggris akan selalu identik dengan warna merah.
“Di Inggris, saya berwarna merah, saya adalah pendukung Manchester United sampai mati,” kata Casemiro.
Pernyataan tersebut langsung menyentuh hati para pendukung Setan Merah yang selama empat musim terakhir melihat dedikasi dan kepemimpinannya di lini tengah.
Tak sedikit suporter yang memberikan penghormatan melalui media sosial. Nama Casemiro bahkan menjadi salah satu topik paling ramai dibicarakan setelah pertandingan.
Empat tahun penuh kenangan di Manchester United

Casemiro didatangkan Manchester United dari Real Madrid pada musim panas 2022. Kehadirannya kala itu dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan MU akan sosok gelandang bertahan berpengalaman dan bermental juara.
Selama empat tahun berseragam Setan Merah, Casemiro menjelma menjadi pemain penting di lini tengah. Pengalamannya membantu MU tampil lebih solid, terutama dalam laga-laga besar.
Melalui akun Instagram pribadinya, Casemiro kembali mengunggah pesan menyentuh untuk klub dan kota Manchester.
“Ada tempat-tempat yang hanya kita singgahi dalam hidup… dan ada tempat-tempat yang menjadi bagian dari diri kita. Manchester akan selamanya menjadi rumah saya,” tulis Casemiro.
“Empat tahun terakhir benar-benar tak terlupakan, dipenuhi momen-momen yang akan selalu saya dan keluarga kenang sepanjang hidup kami,” lanjutnya.
Old Trafford kehilangan sosok pemimpin
Kepergian Casemiro tentu menjadi kehilangan besar bagi Manchester United. Selain dikenal sebagai gelandang bertahan tangguh, ia juga merupakan figur pemimpin yang membawa mental juara ke ruang ganti Setan Merah.
Kini, publik Old Trafford hanya bisa mengenang kontribusi sang gelandang Brasil sambil menantikan langkah berikutnya dalam kariernya.
Namun satu hal yang pasti, bagi Casemiro, Manchester United bukan sekadar klub. Old Trafford telah menjadi rumah kedua yang akan selalu ia bawa dalam perjalanan hidupnya.













