Wartabuana.com — Ada momen dalam sepak bola yang terasa lebih dari sekadar pertandingan. Minggu (17/5/2026), saat Manchester United F.C. menjamu Nottingham Forest F.C. di Old Trafford, sorotan diperkirakan tak hanya tertuju pada hasil pertandingan, tetapi juga pada sosok Casemiro.
Gelandang veteran asal Brasil itu disebut-sebut akan memainkan laga kandang terakhirnya bersama Setan Merah. Setelah empat musim penuh warna, Casemiro dikabarkan mantap mengakhiri perjalanannya di Manchester United pada akhir musim.
Dukungan Fans Tak Ubah Keputusan
Meski masih mendapatkan cinta besar dari pendukung Manchester United, keputusan Casemiro tampaknya sudah bulat. Suporter Old Trafford diperkirakan akan memberikan penghormatan khusus kepada pemain berusia 34 tahun tersebut.
“Jujur saja, saya merasa sangat bahagia, terutama atas kasih sayang dari para penggemar, dan rasa hormat yang mereka berikan kepada saya,” ujar Casemiro.
Pernyataan itu kini terasa seperti pesan emosional dari seorang pemain yang tahu waktunya di Teater Impian segera berakhir.
Kembali Berlatih, Siap Tampil untuk Terakhir Kali
Menurut laporan Mirror, Casemiro telah kembali mengikuti sesi latihan setelah absen saat Manchester United bermain imbang melawan Sunderland A.F.C..
Kabar baik juga datang dari Manuel Ugarte yang telah pulih dari cedera dan kembali berlatih.
Kehadiran Casemiro memberi suntikan moral besar bagi United, terlebih jika pertandingan ini benar-benar menjadi penampilan terakhirnya di depan publik Old Trafford.
Dari Madrid ke Manchester: Warisan Sang Juara
Casemiro bergabung dengan Manchester United pada Agustus 2022 setelah didatangkan dari Real Madrid CF. Kedatangannya kala itu disambut sebagai transfer besar yang menghadirkan mental juara ke ruang ganti United.
Selama membela klub, ia mempersembahkan dua trofi bergengsi:
- FA Cup
- EFL Cup
Lebih dari sekadar gelandang bertahan, Casemiro menjadi simbol pengalaman, kepemimpinan, dan mentalitas pemenang.
Bangkit Kembali di Usia 34 Tahun
Perjalanan Casemiro musim ini tidak selalu mulus. Perannya sempat menurun ketika Rúben Amorim mengambil alih kursi pelatih.
Namun, situasi berubah setelah kehadiran Michael Carrick pada Januari lalu. Casemiro kembali menunjukkan kualitas terbaiknya dan bahkan tampil produktif.
Sejak Januari, ia mencetak lima gol—angka impresif untuk seorang gelandang bertahan.
Musim Produktif yang Mengejutkan
Casemiro telah mencatatkan sembilan gol di Premier League musim 2025/2026. Torehan ini menjadikannya salah satu pemain paling produktif Manchester United.
Ia hanya kalah dari Benjamin Šeško dalam daftar top skor klub di liga.
Jumlah gol Casemiro juga setara dengan dua penyerang tajam Premier League:
- Matheus Cunha
- Bryan Mbeumo
Statistik tersebut menegaskan bahwa Casemiro masih memiliki pengaruh besar, meski usianya tak lagi muda.
Old Trafford Bersiap Mengucapkan Terima Kasih
Jika benar ini menjadi laga terakhirnya di Old Trafford, maka Casemiro akan meninggalkan Manchester United dengan kepala tegak.
Ia datang sebagai juara, menghadirkan stabilitas di lini tengah, membantu klub meraih trofi, dan membuktikan bahwa pemain berpengalaman tetap mampu bersinar di panggung tertinggi.
Pada akhirnya, yang akan dikenang bukan hanya jumlah gol atau trofi, tetapi juga dedikasi dan karakter seorang pemain yang selalu tampil dengan hati.
Minggu nanti, Old Trafford kemungkinan tidak sekadar menyaksikan pertandingan. Stadion legendaris itu bisa menjadi saksi perpisahan emosional dengan salah satu gelandang terbaik generasinya.













