Mbah WP
Mbah WP
MUSIK

Angel Pieters Kembali dengan “Rindu”, Lagu Pop Balada yang Memeluk Perasaan Tanpa Drama

×

Angel Pieters Kembali dengan “Rindu”, Lagu Pop Balada yang Memeluk Perasaan Tanpa Drama

Share this article

Wartabuana.com —  Tak semua rindu hadir untuk ditangisi. Ada rindu yang datang pelan, hangat, dan diam-diam jujur—seperti jeda setelah hari panjang usai. Dari ruang sunyi itulah Angel Pieters kembali ke industri musik, mempersembahkan single terbarunya berjudul “Rindu”.

Kembali dengan Nada Tenang dan Jujur

Lewat “Rindu”, Angel Pieters memilih jalur pop balada yang menenangkan, jauh dari letupan drama dan emosi berlebihan. Lagu ini tidak mengajak pendengarnya larut dalam kesedihan, melainkan menemani dengan lembut.

“Rindu” seolah memeluk tanpa menghakimi—tidak memaksa melupakan, tidak pula meminta cepat sembuh. Lagu ini memaknai rindu sebagai perasaan yang cukup diakui, tanpa harus dicari penyelesaiannya.

Rindu yang Tidak Perlu Diselesaikan

Angel Pieters menjelaskan bahwa “Rindu” lahir dari keberanian untuk jujur pada perasaan, tanpa tuntutan hasil akhir.

Rindu buat aku adalah lagu tentang keberanian untuk mengakui rasa, tanpa harus memaksa hasil akhirnya. Kadang kita tidak butuh jawaban, kita hanya ingin jujur pada perasaan sendiri,” ungkap Angel.

Ia menambahkan, rindu tidak selalu menuntut kepemilikan kembali, melainkan cukup diletakkan dengan lembut di ruang aman dalam diri.

Lirik Intim tentang Kedewasaan Mencintai

Ditulis bersama Clara Riva, lagu “Rindu” berkisah tentang hubungan yang pernah menjadi sandaran—hadirnya seseorang yang membuat hari-hari terasa lebih ringan. Namun perlahan, jarak dan keadaan menggeser segalanya, bukan lewat benturan keras, melainkan ombak kecil yang terus bergerak.

Lagu ini tidak menyorot perpisahan penuh luka, melainkan potongan-potongan perasaan yang sering tak terucap: aku kangen, aku ingat, aku masih menyimpan.

Secara emosional, “Rindu” merekam fase kedewasaan dalam mencintai—ketika seseorang mampu membedakan antara merindukan dan memiliki.

Bukan Ajakan Kembali, tapi Pengakuan yang Manusiawi

Angel menegaskan bahwa kekuatan lagu ini justru terletak pada keheningannya.

Rindu di sini bukan rayuan untuk kembali, melainkan pengakuan paling manusiawi bahwa ada bagian hidup yang pernah indah dan tetap layak dipelihara dalam ingatan,” ujarnya.

Pendekatan ini membuat “Rindu” terasa personal, namun tetap terbuka untuk dimaknai siapa saja dengan versi rindunya masing-masing.

Dirilis Bersama Nocturne Record

Single “Rindu” dirilis di bawah naungan Nocturne Record, rumah kreatif yang berdiri sejak 2025 dan dikenal mendukung karya dengan kedalaman emosi dan kejujuran artistik.

Nocturne memandang musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium cerita, perasaan, dan identitas. Pendampingan menyeluruh—dari proses kreatif hingga strategi perilisan—membuat semangat label ini terasa sejalan dengan karakter lagu “Rindu” yang intim dan reflektif.

Menemani Malam, Menjadi Cermin Perasaan

Dengan aransemen sederhana dan lirik yang jujur, “Rindu” hadir sebagai lagu yang pas menemani malam—saat layar ponsel mulai redup dan kepala akhirnya punya ruang untuk mendengar isi hati sendiri.

Lewat single ini, Angel Pieters tidak hanya menandai kembalinya ke industri musik, tetapi juga mengajak pendengar berdamai dengan perasaan yang kerap datang tanpa diminta: rindu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *