Wartabuana.com | Model Alyssa Daguise menjadi perhatian publik setelah membagikan curahan hati mengenai pengalaman yang dialaminya selama masa pemulihan pascapersalinan. Lewat unggahan di platform Threads, istri Al Ghazali itu mengkritisi masih kuatnya tekanan sosial yang mengharapkan perempuan segera kembali ke bentuk tubuh ideal hanya dalam hitungan minggu setelah melahirkan.
Unggahan tersebut langsung memantik perhatian warganet dan memunculkan diskusi mengenai body shaming serta pentingnya menghormati proses pemulihan setiap ibu setelah melahirkan.
Alyssa Ungkap Komentar yang Diterimanya
Dalam unggahannya, Alyssa membagikan contoh komentar yang diterimanya terkait perubahan bentuk tubuh setelah melahirkan. Alih-alih terpancing emosi, ia menjawabnya dengan kalimat yang mengandung sindiran halus sekaligus menggambarkan perjuangan seorang ibu.
“Kamu gendutan ya sekarang.”
“Iya kak, soalnya baru selesai bikin manusia… sekarang lanjut bikin makanannya.“
Jawaban tersebut mengingatkan bahwa tubuh perempuan mengalami perubahan besar setelah menjalani kehamilan dan persalinan. Bagi Alyssa, perubahan tersebut merupakan bagian alami dari proses menjadi seorang ibu.
Dua Bulan Pascamelahirkan, Fokus pada Kesehatan dan ASI
Alyssa mengungkapkan bahwa dirinya saat ini baru memasuki dua bulan masa postpartum. Di fase tersebut, prioritas utamanya bukan mengejar bentuk tubuh ideal, melainkan memulihkan kondisi fisik sekaligus memastikan kebutuhan nutrisi sang buah hati terpenuhi melalui pemberian ASI.
“2 months postpartum and people already expect you to ‘bounce back’…” tulis Alyssa.
Pernyataan itu menggambarkan keresahannya terhadap ekspektasi publik yang dinilai terlalu tinggi terhadap perempuan setelah melahirkan. Menurutnya, setiap ibu memiliki kondisi, pengalaman, dan proses pemulihan yang berbeda sehingga tidak layak dibandingkan satu sama lain.
Ingatkan Bahwa Proses Healing Bukan Sebuah Perlombaan
Di akhir pesannya, menantu Maia Estianty itu menyampaikan ajakan yang menyentuh kepada para pengikutnya agar lebih bijak dalam memberikan komentar kepada ibu yang baru melahirkan.
“Healing bukan lomba & tubuh postpartum bukan sesuatu yang harus buru-buru ‘dikembalikan’. Be kind,” tegasnya.
Pesan tersebut mendapat respons positif dari banyak warganet yang menilai Alyssa telah menyuarakan realitas yang masih sering dialami para ibu. Tak sedikit yang memberikan dukungan dan mengajak masyarakat untuk lebih menghargai proses pemulihan perempuan pascapersalinan, baik secara fisik maupun mental.
Unggahan Alyssa sekaligus menjadi pengingat bahwa tubuh seorang ibu telah melalui perjalanan panjang selama kehamilan hingga persalinan. Karena itu, pemulihan membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan dari lingkungan sekitar, bukan tekanan untuk segera memenuhi standar kecantikan yang ditetapkan masyarakat.













