Wartabuana.com — Pedangdut Dewi Perssik menunjukkan sikap yang lebih tegas menghadapi dugaan pencemaran nama baik dan penyalahgunaan identitas di media sosial. Setelah menjalani pemeriksaan selama beberapa jam di Polda Metro Jaya pada Rabu (13/5/2026), pelantun “Mimpi Manis” itu menegaskan bahwa kali ini ia tidak lagi bersedia menyelesaikan perkara secara damai.
Dewi Perssik Jawab 23 Pertanyaan dari Penyidik
Didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Dewi Perssik mengaku telah menjawab 23 pertanyaan dari penyidik terkait laporannya.
Depe mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian dalam menindaklanjuti kasus tersebut.
“Alhamdulillah seluruh pertanyaan pemeriksaan sudah selesai. Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian karena responsnya cepat dan serius menangani persoalan ini,” ujar Dewi Perssik.
Ia berharap proses hukum berjalan lancar hingga pelaku dapat segera ditemukan dan dimintai pertanggungjawaban.
Kapok Terlalu Sering Memaafkan
Berbeda dari sejumlah kasus sebelumnya, mantan istri Saipul Jamil itu mengaku sudah lelah menyelesaikan masalah dengan jalan damai.
Menurut Dewi Perssik, sikap terlalu mudah memaafkan justru membuat orang lain merasa bebas melakukan tindakan serupa tanpa takut konsekuensi.
“Saya memang sudah capek. Dulu selalu berakhir dengan memaafkan, tapi ternyata malah dimanfaatkan. Sekarang saya memilih meneruskan proses hukum supaya ada efek jera,” tegasnya.
Bukan Pelaku Lama, Tapi Polanya Sama
Dewi menjelaskan bahwa terlapor kali ini bukan orang yang sama dengan kasus sebelumnya. Namun, ia menduga para pelaku melihat dirinya sebagai figur publik yang cenderung menyelesaikan masalah secara damai.
Karena itu, ia merasa perlu mengambil langkah tegas agar tidak ada lagi pihak yang mencatut namanya atau menyebarkan informasi yang merugikan.
“Saya ingin lebih tegas, bukan karena arogan, tetapi supaya ada pembelajaran,” katanya.
Bukti Digital dan Dua Saksi Sudah Diserahkan
Kuasa hukum Sandy Arifin mengungkapkan pihaknya telah menyerahkan sejumlah barang bukti digital kepada penyidik.
Bukti tersebut meliputi:
- Tangkapan layar percakapan
- Unggahan media sosial
- Video terkait dugaan akun palsu
- Dokumen pendukung lainnya
Selain itu, dua orang saksi juga telah disiapkan untuk memberikan keterangan.
Polisi Masih Melacak Identitas Terlapor
Menurut Sandy, proses penyelidikan masih berlangsung karena perangkat yang digunakan terlapor kerap aktif dan nonaktif secara bergantian.
Meski demikian, ia optimistis penyidik memiliki kemampuan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Kami percaya pihak kepolisian memiliki cara dan kemampuan untuk menelusurinya,” ujar Sandy.
Kerugian Bukan Hanya Materi, Tapi Juga Reputasi
Bagi Dewi Perssik, persoalan ini berdampak besar terhadap reputasi dan kepercayaan dari klien serta relasi bisnisnya.
Sebagai publik figur, nama baik merupakan aset yang sangat penting. Karena itu, Depe ingin kasus ini menjadi pelajaran agar tidak ada lagi pihak yang menyalahgunakan identitas artis untuk kepentingan tertentu.
Sikap Tegas Demi Efek Jera
Langkah Dewi Perssik menolak perdamaian menunjukkan perubahan sikap yang lebih tegas. Jika sebelumnya ia kerap memilih memaafkan, kali ini Depe ingin memastikan proses hukum berjalan sampai tuntas.
Keputusan tersebut juga menjadi sinyal bahwa para selebriti kini semakin serius melindungi identitas dan reputasi mereka di tengah maraknya penyalahgunaan media sosial.













