Wartabuana.com — Jennie kembali membuktikan bahwa dirinya bukan hanya salah satu ikon K-pop paling berpengaruh di dunia, tetapi juga pebisnis ulung yang sukses membangun kerajaan hiburan sendiri.
Setelah mendirikan OA Entertainment, Jennie disebut berhasil mengantongi pendapatan fantastis sebesar 17,4 juta dolar AS atau sekitar Rp285 miliar dalam dua tahun terakhir. Pencapaian ini semakin menegaskan bahwa langkahnya membangun label independen menjadi salah satu keputusan paling strategis dalam kariernya.
OA Entertainment Jadi Sumber Pendapatan Ratusan Miliar
Berdasarkan laporan sistem pengungkapan elektronik dari Financial Supervisory Service Korea Selatan, OA Entertainment tercatat telah membayarkan total sekitar 23,8 miliar won kepada Jennie.
Jika dirinci, pada 2024 Jennie menerima sekitar 14,3 miliar won atau setara Rp171 miliar. Sementara pada tahun berikutnya, ia kembali memperoleh sekitar 9,5 miliar won atau sekitar Rp114 miliar.
Angka tersebut menunjukkan bahwa bisnis yang dibangun Jennie mampu menghasilkan pemasukan besar sekaligus stabil, bahkan ketika industri hiburan global semakin kompetitif.
Jennie Miliki 100 Persen Saham, Sang Ibu Jadi CEO
Salah satu fakta yang paling menarik perhatian publik adalah struktur kepemilikan perusahaan tersebut.
Jennie diketahui memiliki 100 persen saham di OA Entertainment, sehingga seluruh nilai perusahaan berada di bawah kendalinya.
Sementara itu, posisi CEO dijalankan oleh sang ibu, yang dipercaya membantu mengelola operasional dan strategi bisnis perusahaan.
Kombinasi ini dinilai menjadi fondasi kuat yang membuat OA Entertainment berkembang cepat dengan sistem manajemen yang efisien dan terarah.
Langkah Mandiri Setelah Tinggalkan Sistem Agensi Besar

Keputusan Jennie untuk menjalankan aktivitas solo di luar sistem agensi besar seperti YG Entertainment sempat memunculkan banyak pertanyaan.
Namun, hasil yang dicapai OA Entertainment membuktikan bahwa Jennie mampu mengelola kreativitas sekaligus strategi bisnis secara mandiri.
Pendapatan tahunan perusahaan bahkan dilaporkan tumbuh sekitar 26 persen. Meski laba operasional sempat tertekan akibat investasi besar untuk pengembangan perusahaan dan perekrutan sumber daya manusia, prospek bisnis OA Entertainment tetap dinilai sangat menjanjikan.
Pengaruh Global Jennie Makin Kuat
Kesuksesan finansial Jennie tidak terlepas dari pengaruhnya yang sangat besar di dunia hiburan internasional.
Sebagai anggota BLACKPINK, Jennie tetap menjadi magnet global. Di saat yang sama, karier solonya terus berkembang dengan jadwal tampil sebagai headliner di sejumlah festival musik internasional di Amerika Utara, Eropa, dan Asia.
Popularitasnya juga semakin diakui setelah ia menjadi satu-satunya artis K-pop yang masuk daftar TIME 100 Most Influential People 2026.
Jennie Jadi Simbol Baru Idol Sekaligus Pengusaha
Banyak pelaku industri hiburan Korea menilai perjalanan Jennie sebagai contoh sukses artis generasi baru.
Ia tidak hanya mengandalkan popularitas di atas panggung, tetapi juga membangun merek personal yang kuat dan mengubahnya menjadi bisnis bernilai tinggi.
Bagi para penggemar, keberhasilan Jennie menjadi inspirasi bahwa seorang idol dapat berkembang menjadi sosok multitalenta—penyanyi, ikon fashion, sekaligus pemimpin perusahaan hiburan global.
Dengan pendapatan ratusan miliar rupiah dan pengaruh yang terus meluas, Jennie kini membuktikan bahwa masa depan K-pop tak hanya ditentukan oleh lagu hit, tetapi juga oleh kemampuan para artis membangun kerajaan bisnis mereka sendiri.













