Wartabuana.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membeberkan capaian pembangunan Ibu Kota dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025 yang disampaikan di DPRD DKI Jakarta. Hasilnya mencolok: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta kini menjadi yang tertinggi di Indonesia.
IPM Tertinggi Nasional, Kualitas Hidup Warga Meningkat
Dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD kawasan Gambir, Rano Karno menyampaikan bahwa IPM DKI Jakarta pada 2025 mencapai angka 85,05—naik dari 84,15 pada tahun sebelumnya.
Peningkatan ini mencerminkan perbaikan menyeluruh pada kualitas hidup warga, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga standar hidup layak. Harapan hidup warga Jakarta juga meningkat menjadi 76,27 tahun, sementara standar hidup layak naik 3,62 persen.
Ekonomi Jakarta Tumbuh Lebih Tinggi dari Nasional

Tak hanya dari sisi pembangunan manusia, performa ekonomi Jakarta juga menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi ibu kota tercatat sebesar 5,21 persen—melampaui angka nasional yang berada di 5,11 persen.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku bahkan mencapai Rp3.926 triliun, dengan inflasi tetap terkendali di level 2,63 persen (year on year). Angka ini menunjukkan stabilitas ekonomi yang tetap terjaga di tengah dinamika global.
APBD Solid, Pembiayaan Fokus ke BUMD Strategis
Dari sisi keuangan daerah, realisasi APBD 2025 menunjukkan kinerja yang cukup solid. Pendapatan daerah mencapai Rp80,02 triliun atau 94,75 persen dari target, sementara belanja daerah terealisasi Rp76,09 triliun atau 88,50 persen.
Pembiayaan daerah juga diarahkan ke sektor strategis, termasuk penyertaan modal ke BUMD seperti PT Jakarta Propertindo dan PT MRT Jakarta, serta pembayaran kewajiban pinjaman.
Kemiskinan Turun, Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Kabar baik juga datang dari penurunan angka kemiskinan yang kini berada di 4,03 persen per September 2025. Capaian ini tak lepas dari konsistensi program bantuan sosial seperti KJP Plus dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ).
Program pendidikan melalui KJP Plus bahkan telah menjangkau lebih dari 700 ribu penerima, sementara kebijakan sekolah swasta gratis mulai diterapkan di 40 institusi.
Layanan Kesehatan Hampir Menyeluruh

Di sektor kesehatan, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jakarta hampir menyentuh angka sempurna, yakni 99,94 persen.
Pemprov juga memperkuat layanan kesehatan berbasis rumah melalui program Pasukan Putih, yang memberikan pelayanan langsung kepada warga yang membutuhkan.
Infrastruktur dan Investasi Terus Digenjot
Kondisi infrastruktur Jakarta juga menunjukkan perkembangan signifikan. Jalan dalam kondisi mantap mencapai 97,35 persen, sementara pembangunan MRT Jakarta Fase 2A telah mencapai progres 55,89 persen.
Dari sisi investasi, realisasi melonjak hingga Rp270,9 triliun—menandakan tingginya kepercayaan investor terhadap Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional.
Menuju Kota Global, Kunci Ada di Kolaborasi
Menutup paparannya, Rano Karno menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong transformasi Jakarta menjadi kota global yang kompetitif dan inklusif.
Kolaborasi dinilai menjadi fondasi utama untuk memastikan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.













