Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Wagub Rano Pastikan Waduk Aseni Rampung Maret 2026, Jakarta Tambah Ruang Terbuka Biru dan Kendali Banjir

×

Wagub Rano Pastikan Waduk Aseni Rampung Maret 2026, Jakarta Tambah Ruang Terbuka Biru dan Kendali Banjir

Share this article

Wartabuana.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menambah infrastruktur pengendalian banjir sekaligus ruang publik bagi warga. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan pembangunan Waduk Aseni di Kalideres, Jakarta Barat, akan rampung pada Maret 2026, sehingga memperluas ruang terbuka biru di ibu kota.

Hal tersebut disampaikan Rano saat meninjau langsung lokasi Waduk Aseni di Jalan H. Aseni Raya, Kalideres, pada Jumat (30/1). Ia menyebut progres pembangunan sudah memasuki tahap akhir.

Rampungnya Maret tahun ini. Secara perhitungan, dengan kondisi seperti sekarang, tinggal penyelesaian akhir atau finishing,” ujar Rano Karno.

Tambah Kapasitas Tampungan Air dan Reduksi Banjir

Pembangunan Waduk Aseni dirancang untuk menambah kapasitas tampungan air hujan, yang juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber air baku. Selain itu, waduk ini berfungsi mengurangi debit aliran Kali Semanan, yang selama ini menjadi salah satu titik rawan banjir di Jakarta Barat.

Waduk Aseni memiliki luas total 4,47 hektare, dengan rincian badan air seluas 1,7 hektare berkedalaman sekitar 4 meter, serta area kering seluas 2,7 hektare. Dengan kapasitas tampung mencapai 69.600 meter kubik, waduk ini diproyeksikan mampu mereduksi potensi banjir hingga 13,1 persen.

“Ini akan menjadi tempat yang sangat baik. Warga setempat bisa memanfaatkannya,” kata Rano.

Dilengkapi IPAL untuk Ribuan Warga

Tak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, kawasan Waduk Aseni juga dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Fasilitas ini direncanakan melayani sekitar 2.260 jiwa di kawasan sekitar waduk.

IPAL tersebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 470 meter kubik per hari, yang menampung air limbah dari sistem drainase lingkungan sekitar. Kehadiran IPAL diharapkan meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan warga.

Waduk Sekaligus Ruang Publik Warga

Wagub Rano menegaskan, Waduk Aseni tidak hanya dibangun sebagai infrastruktur teknis, tetapi juga ruang interaksi sosial masyarakat. Sejumlah fasilitas pendukung telah disiapkan, mulai dari balai warga, toilet, musala, area bermain anak, hingga sunken plaza sebagai area duduk dan berkumpul.

Tujuan utamanya memang pengendalian banjir, tapi dilengkapi dengan ruang publik. Karena itu, fasilitas ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan warga,” jelasnya.

Pesan Wagub: Dijaga Agar Manfaatnya Berkelanjutan

Di akhir kunjungannya, Rano Karno berpesan agar keberadaan Waduk Aseni dijaga bersama oleh masyarakat dan pemerintah setempat. Menurutnya, keberlanjutan fungsi waduk sangat bergantung pada kesadaran warga dalam merawat fasilitas publik.

Saya juga berpesan agar waduk ini dijaga dengan baik supaya manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Dengan rampungnya Waduk Aseni, Pemprov DKI Jakarta berharap upaya pengendalian banjir, pengelolaan air, dan penyediaan ruang terbuka hijau-biru dapat berjalan seimbang demi kualitas hidup warga ibu kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *