Wartabuana.com — Aktor senior Deddy Mizwar membuat publik terkejut setelah secara terbuka mengaku merasa lelah dan capai menggarap dunia akting—bidang yang selama puluhan tahun membesarkan namanya. Pengakuan itu disampaikan Deddy saat jumpa pers program Penuh Cinta SCTV, yang menaungi dua sinetron andalannya, Para Pencari Tuhan (PPT) dan Lorong Waktu.
“Nggak tahu kenapa saya tiba-tiba lelah dan capai memproduksi Para Pencari Tuhan dan Lorong Waktu. Kepengennya sih istirahat,” ujar Deddy membuka jumpa pers Para Pencari Tuhan Jilid 19 di Studio 8 SCTV, SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).
19 Tahun Konsisten, Beban Kreatif Tak Terelakkan
Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu mengungkapkan bahwa sejak 19 tahun lalu, ia secara konsisten terlibat penuh dalam produksi Para Pencari Tuhan. Menurutnya, sinetron religi memiliki tantangan yang jauh lebih berat dibanding drama konvensional.
“Beratnya menggarap PPT karena mengandung nilai-nilai dakwah dan keagamaan. Justru karena disukai masyarakat, mempertahankannya itu yang butuh kerja keras—mencari ide yang segar tanpa mengulang,” tuturnya.
Tantangan menjaga relevansi cerita inilah yang, tanpa disadari, perlahan menguras energi kreatif Deddy Mizwar.
Bongkar Pemain Demi Cerita Tetap Segar
Demi menghindari kejenuhan penonton, Deddy tak segan melakukan perombakan pemain di setiap jilid PPT. Hanya beberapa nama yang dipertahankan sebagai ikon serial.
“Biar fresh, sebagian besar pemain saya bongkar. Kecuali Asrul Dahlan, Udin Nganga, dan Jarwo Kwat. Supaya tiap jilid selalu baru dan penonton nggak boring,” tegas pria asli Betawi tersebut.
Ia pun mengakui, tuntutan untuk terus berinovasi itulah yang membuatnya kini merasa kelelahan.
“Mungkin karena itu, saya merasa lelah dan capai,” katanya jujur.
PPT Jilid 19 Tetap Hadir dengan Isu Sosial yang Menggigit

Meski mengaku ingin beristirahat, Para Pencari Tuhan Jilid 19 tetap siap menemani pemirsa SCTV setiap hari pukul 02.45 WIB dengan tajuk “TOBAT, Woy…!”.
Sinetron ini kembali dibintangi jajaran aktor ternama seperti Deddy Mizwar, Udin Nganga, Asrul Dahlan, Jarwo Kwat, Tio Pakusadewo, Raihan Khan, Zairin Zain, Farisa Fasa, Angga Putra, dan lainnya.
Kisah Muluk dan Anak Jalanan, Dekat dengan Realitas
Seperti tradisi sebelumnya, PPT Jilid 19 mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kali ini, fokus pada Muluk (Raihan Khan), sarjana Manajemen yang belum mendapat pekerjaan dan bertemu komunitas anak jalanan yang dieksploitasi untuk mencopet dan mengemis.
Bersama Udin, Samsul, dan Pipit, Muluk berupaya mengelola kehidupan anak-anak tersebut agar lebih manusiawi. Namun perjuangan mereka terancam oleh ormas BARBAR pimpinan Bang Hajar, yang memalak anak-anak jalanan. Konflik pun berkembang ketika Bang Jack (Deddy Mizwar) terlibat dalam upaya “pembinaan” yang penuh risiko.
Tetap Menyentuh, Meski Sang Kreator Ingin Rehat
Di balik pengakuan kelelahan Deddy Mizwar, Para Pencari Tuhan tetap hadir sebagai tontonan religi yang reflektif, relevan, dan sarat pesan sosial. Sebuah bukti bahwa dedikasi panjang sang kreator masih terasa kuat—meski tubuh dan pikirannya kini mulai meminta jeda.













