Wartabuana.com — Industri modifikasi Indonesia resmi memasuki babak baru. Melalui seremoni Kick-Off Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026, ajang modifikasi terbesar di Asia Tenggara ini mengumumkan tema besar “Next Gen Culture”, menandai pergeseran era menuju kreativitas generasi muda, digitalisasi, dan keberlanjutan.
IMX 2026 Masuki Tahun ke-9, Fokus Regenerasi Industri
Digelar di Bandung pada 20 Januari lalu, Kick-Off IMX 2026 menjadi momentum penting bagi perjalanan IMX yang kini memasuki tahun ke-9. Tema Next Gen Culture dipilih untuk menangkap perubahan besar dalam industri otomotif—di mana teknologi digital, sustainability, serta peran milenial dan Gen Z semakin dominan.
IMX menegaskan komitmennya sebagai jembatan regenerasi industri, mempertemukan para pelaku senior dengan talenta muda agar transfer pengetahuan dan inspirasi terus berjalan secara organik.
Didukung Pemerintah, IMX 2026 Jadi Agenda Nasional

Seremoni kick-off ini dihadiri sejumlah tokoh penting industri otomotif dan ekonomi kreatif nasional, di antaranya Andre Mulyadi (Project Director IMX), Yuke Sri Rahayu dan Sabar Norma Megawati Panjaitan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, hingga perwakilan Kemenperin dan Pemerintah Kota Bandung.
Deputi Bidang Kreativitas, Budaya, dan Desain Kemenekraf, Yuke Sri Rahayu, menegaskan posisi strategis IMX di tingkat nasional.
“Pencatatan IMX 2026 sebagai agenda nasional Ikatan Motor Indonesia (IMI) menjadi sinyal kuat bahwa modifikasi, desain kendaraan, dan inovasi mobil listrik adalah masa depan industri kreatif Indonesia,” ujarnya.
Industri Modifikasi Dinilai Serap Banyak Tenaga Kerja
Senada, Sabar Norma Megawati Panjaitan menyebut industri modifikasi memiliki efek domino besar terhadap penyerapan tenaga kerja.
“Kementerian Ekonomi Kreatif sangat mendukung IMX, karena dalam modifikasi dibutuhkan banyak tenaga kerja, mulai dari pengecatan hingga pengerjaan teknis lainnya,” ungkapnya.
IMX 2026 Gunakan 3 Hall ICE BSD, Terbesar Sepanjang Sejarah

Puncak kemeriahan IMX 2026 “Next Gen Culture” akan digelar pada 9–11 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya, IMX akan berekspansi besar-besaran dengan menempati Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD City.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menyebut ekspansi ini sebagai bukti kematangan industri modifikasi nasional.
“IMX 2026 bukan sekadar pameran, tapi gerakan industri yang mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.
Andre Mulyadi: Panggung Kreator Lokal ke Level Global
Project Director IMX, Andre Mulyadi, menjelaskan bahwa perluasan skala IMX 2026 adalah bentuk kesiapan Indonesia bersaing di level internasional.
“IMX 2026 adalah panggung pembuktian bahwa karya kreator lokal punya standar teknologi masa depan dan siap bersaing secara global,” kata Andre.
Road to IMX 2026 dan Ekspansi Global
Perjalanan menuju acara puncak dimulai sejak Januari 2026 melalui Kick-Off Meeting. Selanjutnya, Road to IMX 2026 akan menyapa:
Yogyakarta – Candi Prambanan (26 April 2026)
Surabaya – Jatim Expo (30–31 Mei 2026)
Tak berhenti di dalam negeri, IMX juga memperkuat langkah globalisasi builder lokal dengan tampil di Osaka Auto Messe, Jepang (13–15 Februari 2026), lalu ditutup dengan IMX USA Series (3–6 November 2026).
Lebih dari Pameran, IMX Jadi Ekosistem Kreatif
Dengan penggunaan tiga hall penuh, kolaborasi lintas negara, serta dukungan brand global seperti Hot Wheels dan ABCA Coating, IMX 2026 diproyeksikan menjadi edisi paling transformatif sepanjang sejarah.
IMX kini tak lagi sekadar pameran, melainkan ekosistem kreatif terintegrasi—membuka peluang ekonomi, akses ekspor produk lokal, dan memperkuat posisi Indonesia di peta otomotif kreatif dunia.













