Mbah WP
Mbah WP
MUSIK

Yura Yunita Buka Pintu Rumah dan Hatinya, Kolaborasi Hangat dengan Perunggu Jadi Awal Perjalanan Album Baru

×

Yura Yunita Buka Pintu Rumah dan Hatinya, Kolaborasi Hangat dengan Perunggu Jadi Awal Perjalanan Album Baru

Share this article

Wartabuana.com | Setelah bertahun-tahun dikenal lewat penampilan megah di atas panggung dan karya-karya yang sarat emosi, penyanyi Yura Yunita kini mengajak penggemarnya menikmati pengalaman bermusik yang jauh lebih dekat dan personal. Melalui serial video live performance terbaru bertajuk Main ke Rumah, Yura membuka pintu rumah sekaligus ruang kreatifnya untuk berkolaborasi dengan sesama musisi dalam suasana hangat tanpa sekat.

Episode perdana yang tayang mulai 18 Juni 2026 langsung menghadirkan kejutan menarik. Grup band Perunggu menjadi tamu pertama yang diajak berbagi cerita, tawa, dan musik dalam sesi jamming santai di ruang tamu rumah Yura yang baru saja direnovasi.

Atmosfer akrab tersebut menjadi pembeda utama dari banyak konten musik lainnya. Tidak ada panggung besar, tata cahaya megah, atau jarak antara musisi dan penonton. Yang hadir justru percakapan hangat dan musik yang mengalir secara alami layaknya teman lama yang berkumpul di rumah.

“Mau Jadi Apa?” Hadir dengan Nuansa Baru yang Lebih Intim

Sebagai suguhan pembuka, Yura dan Perunggu membawakan lagu Mau Jadi Apa?, salah satu karya yang sebelumnya telah meraih lebih dari 1,9 juta penayangan melalui video musik resminya.

Dalam versi terbaru ini, lagu tersebut tampil dengan sentuhan berbeda. Karakter vokal khas Yura berpadu harmonis dengan suara Maul Ibrahim, vokalis Perunggu, menciptakan kolaborasi yang belum pernah terdengar sebelumnya.

Alih-alih melakukan perubahan besar pada aransemen, keduanya memilih mempertahankan ruh asli lagu tersebut. Perbedaannya terletak pada nuansa yang lebih santai, hangat, dan terasa sangat dekat dengan pendengar.

Hasilnya adalah sebuah penampilan yang terasa jujur, sederhana, namun justru semakin menyentuh.

Rumah yang Dibangun untuk Menyatukan Musisi

Bagi Yura, serial Main ke Rumah bukan sekadar proyek konten musik. Program ini lahir dari mimpi pribadi yang telah lama ia simpan.

Penyanyi asal Bandung tersebut mengungkapkan bahwa renovasi rumah yang dilakukannya memang memiliki tujuan khusus, yakni menciptakan ruang yang nyaman untuk berkumpul bersama teman-teman, termasuk para musisi.

Aku merenovasi rumah ini juga karena mimpinya ingin banget banyak teman-teman bisa datang ke rumah, termasuk teman-teman musisi. Dan kebetulan Perunggu juga main ke rumah aku dan kami bersenang-senang, dengan jamming santai,” ujar Yura Yunita.

Menurutnya, pengalaman bermusik dalam suasana seperti ini menghadirkan kedekatan yang sulit ditemukan ketika tampil di hadapan ribuan penonton.

Biasanya kan kami berada di ingar-bingar di atas panggung, tapi justru dengan main ke rumah suasananya jadi lebih intim. Aku merasa ini hal yang mewah sekali, punya keintiman bermusik seperti ini,” lanjutnya.

Perunggu Nikmati Pengalaman Bermusik yang Lebih Natural

Grup Perunggu yang digawangi Maul Ibrahim, Adam Adenan, dan Ildo Hasman juga menyambut hangat konsep yang diusung Yura.

Menariknya, hubungan antara Yura dan Perunggu ternyata berawal dari pertemanan sederhana. Maul mengungkapkan bahwa kedekatan mereka bermula dari Ildo Hasman yang merupakan rekan bermain tenis Yura.

Sebelumnya, Perunggu juga pernah mengajak Yura tampil bersama dalam sebuah pertunjukan di Bandung. Namun, sesi Main ke Rumah memberikan pengalaman yang berbeda karena memungkinkan mereka mengeksplorasi musik secara lebih santai dan spontan.

Lagu Mau Jadi Apa? itu bagus dan seru. Saat Main ke Rumah Yura, kami rasanya enggak mau rearrange lagunya. Penginnya bunyinya tetap dengan yang aslinya, cuma dibawakan dalam bentuk yang lebih nongkrong, jadi seperti iseng-iseng main gitar di rumah orang,” kata Maul Ibrahim.

Pendekatan tersebut membuat kolaborasi terasa lebih organik dan menunjukkan chemistry yang kuat antara kedua musisi.

Menjadi Gerbang Menuju Album Baru Yura Yunita

Serial Main ke Rumah tidak berhenti pada kolaborasi bersama Perunggu. Yura memastikan masih banyak musisi lain yang akan hadir dalam episode-episode berikutnya.

Setiap pertemuan akan menghadirkan cerita, pengalaman, dan eksplorasi musik yang berbeda, sekaligus memperlihatkan sisi personal para musisi yang jarang terlihat di atas panggung.

Lebih dari sekadar serial live performance, Main ke Rumah juga menjadi bagian penting dari perjalanan menuju perilisan album terbaru Yura Yunita yang dijadwalkan hadir pada tahun 2026.

Dengan konsep yang hangat, autentik, dan penuh kedekatan emosional, serial ini berpotensi menjadi salah satu konten musik lokal yang paling menarik perhatian penikmat musik Indonesia sepanjang tahun.

Musik yang Kembali ke Rumah

Di tengah era konten digital yang serba cepat dan penuh sensasi, Main ke Rumah menawarkan sesuatu yang berbeda: kejujuran, kedekatan, dan kebersamaan.

Lewat ruang tamunya, Yura Yunita seolah mengingatkan bahwa musik tidak selalu harus hadir dalam kemegahan panggung. Terkadang, momen paling berkesan justru lahir dari obrolan santai, petikan gitar sederhana, dan pertemanan yang tumbuh tanpa dibuat-buat.

Dan dari rumah itulah, perjalanan baru Yura Yunita menuju album terbarunya resmi dimulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *