Mbah WP
Mbah WP
NASIONALNEWS

Wagub DKI Jakarta Apresiasi 200 Pendonor Darah, Kebutuhan Darah Jakarta Tembus 1.200 Kantong per Hari

×

Wagub DKI Jakarta Apresiasi 200 Pendonor Darah, Kebutuhan Darah Jakarta Tembus 1.200 Kantong per Hari

Share this article

Wagub Rano Apresiasi 200 Pendonor Darah: Mereka Pahlawan Kemanusiaan

Wartabuana.com — Di tengah tingginya kebutuhan darah di Ibu Kota yang mencapai 1.200 kantong per hari, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memberikan penghargaan kepada 200 pendonor darah sukarela yang dinilai konsisten membantu sesama. Penghargaan tersebut diserahkan di The Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (10/12).

Dalam sambutannya, Rano Karno menyebut para pendonor sebagai pahlawan kemanusiaan yang telah melakukan tindakan mulia secara berkelanjutan, bukan sekadar rutinitas medis.

Bagi sebagian orang, donor darah mungkin hanya dipandang sebagai tindakan medis. Namun bagi saudara sekalian, ini adalah ibadah kemanusiaan yang dilakukan dengan keteguhan hati dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Rano.

Donor Darah Jadi Penopang Layanan Kesehatan Jakarta

Rano Karno menegaskan, tingginya kebutuhan darah mencerminkan besarnya tanggung jawab Jakarta sebagai pusat layanan kesehatan nasional. Setiap kantong darah memiliki peran krusial bagi berbagai kelompok pasien.

Setiap tetes darah yang Anda sumbangkan membantu anak-anak penderita thalassemia, ibu yang akan melahirkan, pasien operasi, hingga mereka yang berjuang melawan kanker. Setiap kantong darah adalah kesempatan hidup bagi orang lain,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Jakarta, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat para pendonor yang terus berbagi tanpa pamrih.

Donor darah mengingatkan kita bahwa menjadi manusia berarti peduli. Mari jadikan para pendonor hari ini sebagai inspirasi,” ajaknya.

PMI Apresiasi Dukungan Pemprov DKI Jakarta

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, yang menyebut Pemprov DKI Jakarta sebagai pendukung terbesar PMI di Indonesia.

Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur dan jajaran Pemprov DKI. Jakarta adalah pemda yang paling besar memberikan dukungan, baik untuk pembangunan gedung PMI maupun Unit Donor Darah (UDD), totalnya lebih dari Rp200 miliar,” ungkap Jusuf Kalla.

Menurutnya, posisi Jakarta sebagai rujukan kesehatan nasional membuat kebutuhan darah di wilayah ini jauh lebih besar dibanding daerah lain.

Jakarta, Penyangga Kebutuhan Darah Nasional

Jusuf Kalla menjelaskan, Jakarta tak hanya memenuhi kebutuhan darah untuk warganya sendiri, tetapi juga menjadi penopang bagi rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia.

Orang dari Bandung, Makassar, Medan, ketika sakit berat, banyak yang dirujuk ke Jakarta. Bahkan Jakarta juga menyuplai darah ke rumah sakit-rumah sakit di daerah lain. Karena itu, peran Unit Donor Darah DKI Jakarta sangat strategis secara nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberlangsungan sistem donor darah yang aman dan berkualitas hanya bisa terjaga jika partisipasi masyarakat terus meningkat.

Melalui apresiasi kepada para pendonor darah ini, Pemprov DKI Jakarta berharap budaya donor darah sukarela semakin menguat, demi memastikan ketersediaan darah yang cukup dan berkelanjutan untuk kebutuhan kesehatan masyarakat, baik di Jakarta maupun di Indonesia secara luas. (© Ib / artwork: Dok.pemprov DKI Jakarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *