Wartabuana.com – Di tengah tren nostalgia yang kembali digemari pecinta musik Indonesia, gitaris sekaligus produser musik Tohpati resmi merilis remake lagu “Semusim” dengan menggandeng Nadhif Basalamah sebagai pengisi vokal. Kolaborasi lintas generasi ini sekaligus menjadi pembuka proyek album terbaru Tohpati yang akan dirilis pada 2026, menghadirkan nuansa segar pada lagu yang dulu dipopulerkan Marcell pada 2003.
Eksperimen musik generasi baru

Tohpati mengungkapkan, ide mengaransemen ulang “Semusim” muncul dari rasa penasarannya membayangkan bagaimana sebuah hit era 2000-an terdengar jika dibawakan dengan karakter dan warna suara penyanyi muda saat ini.
“Remake ‘Semusim’ berawal dari pertanyaan: bagaimana kalau lagu terkenal di era 2000-an dinyanyikan penyanyi muda dengan wawasan musik generasi sekarang? Dari situ saya membuat aransemennya. Untuk vokalnya, saya berdiskusi dengan label WeCord Indonesia, dan nama Nadhif langsung terpikir. Karakter suaranya cocok sekali,” ujar Tohpati.
Dipilih karena paling siap dirilis

Menariknya, Tohpati menyebut pemilihan “Semusim” sebagai single pembuka bukan karena alasan tertentu, tetapi karena lagu ini yang paling siap di antara 10 lagu yang tengah ia siapkan untuk album barunya.
“Tidak harus ‘Semusim’, tetapi lagu ini yang paling matang. Dengan kesiapan Nadhif dan waktu rekaman yang pas, akhirnya dirilis sebagai single pertama,” jelasnya.
Meski proses produksi total hanya memakan waktu sekitar seminggu, tantangan terbesar justru datang dari penyesuaian jadwal Nadhif dan para pemain strings, yang membuat proses pra-produksi membentang hingga dua bulan.
Versi baru yang lebih modern dan emosional

Menurut Tohpati, kehadiran Nadhif membawa warna berbeda dibanding versi orisinal Marcell.
“Karakter suara Nadhif itu unik: gloomy, sedikit misterius, dan punya timbre yang khas. Hasilnya, ‘Semusim’ versi baru ini terasa berbeda dari versi Marcell yang lebih pop,” katanya.
Perubahan juga terasa pada sisi aransemen dan produksi. Tohpati menyebut bahwa remake ini hadir dengan sound lebih modern, struktur lagu yang diperbarui, serta puncak emosional yang lebih kuat pada bagian reff terakhir—berbeda dari versi awal yang lebih datar secara dinamika.
Menuju perilisan album lengkap
Tohpati, yang lahir pada 25 Juli 1971, memastikan masih ada sederet kolaborasi lain yang sudah dijadwalkan untuk proyek album barunya.
“Setelah ‘Semusim’, single berikutnya adalah ‘Cinta Kita’ yang dinyanyikan Fabio Asher dan diperkirakan rilis Januari. Ada dua lagu lagi yang siap rekaman. Total ada 10 lagu di album saya,” ungkapnya.
Ia berharap versi terbaru “Semusim” dan karya-karya lainnya nanti dapat diterima oleh generasi muda maupun pendengar lama.
“Semoga generasi sekarang bisa menikmati ‘Semusim’ dan lagu-lagu saya selanjutnya,” tutupnya.
Remake “Semusim” kolaborasi Tohpati x Nadhif Basalamah sudah tersedia di seluruh platform musik digital mulai 21 November 2025. (© Ib / artwork: Dok. WeCord Indonesia)













