Mbah WP
Mbah WP
FILM

“Titip Bunda di Surga-Mu” Resmi Tayang: Kisah Keluarga, Penyesalan, dan Cinta Ibu yang Mengharu Biru

×

“Titip Bunda di Surga-Mu” Resmi Tayang: Kisah Keluarga, Penyesalan, dan Cinta Ibu yang Mengharu Biru

Share this article

Wartabuana.com —  Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Film drama keluarga “Titip Bunda di Surga-Mu”, persembahan RRK Pictures bersama Spectrum Film dan Festival Pictures, resmi tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia. Hadir di bulan suci Ramadan, film ini tidak sekadar tontonan, melainkan perjalanan emosional yang mengajak penonton kembali memaknai arti kata “pulang” — bukan sekadar kembali ke rumah, tapi juga kembali memeluk keluarga dan menyembuhkan luka batin yang lama terpendam.

Sambutan hangat dan air mata penonton

Antusiasme terhadap film ini sudah terasa jauh sebelum tayang, melalui roadshow dan special screening di berbagai kota. Penonton disuguhi kisah yang menyentuh hati, hingga tak jarang meneteskan air mata.

Seorang penonton mengungkapkan pengalamannya usai menonton:

Nonton ini bareng keluarga, ternyata keluar bioskop malah bikin tambah sayang sama ibu.”

Reaksi ini menegaskan kekuatan emosional film yang mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat, terutama dalam konteks keluarga modern.

Acha Septriasa: film ini ruang aman untuk menyembuhkan luka keluarga

Pemeran Alya, Acha Septriasa, hadir dalam special screening dan membagikan perspektifnya mengenai pesan film ini. Menurutnya, film ini menjadi ruang aman untuk menghadapi luka emosional yang selama ini tersimpan.

Cerita keluarga yang berani menyentuh luka terdalam yang sering kali kita simpan sendiri ini sangat penting untuk penonton masa kini. Lewat film ini, kita diajak untuk berani menghadapi luka keluarga kita bersama-sama, menyembuhkannya, dan pada akhirnya, kembali memeluk keluarga kita erat-erat,” jelas Acha.

Kisah penyesalan dan cinta ibu yang tak terbatas

Didasarkan pada novel best-seller karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata, “Titip Bunda di Surga-Mu” mengisahkan tiga bersaudara yang nekat mengambil harta orang tua demi ambisi pribadi. Tanpa mereka sadari, harta itu sesungguhnya dikumpulkan sang ibu demi masa depan mereka.

Konflik emosional memuncak ketika sang ibu jatuh sakit keras. Ketiga anak dihantui rasa bersalah yang mendalam, apalagi ketika mengetahui bahwa sang ibu sebenarnya sudah mengetahui setiap kesalahan mereka, namun memilih diam demi cinta tanpa batas.

Film ini menghadirkan narasi yang memukul ulu hati, memaksa penonton merenungi arti pengorbanan dan kasih sayang dalam keluarga.

Dengan perpaduan cerita yang emosional, akting para pemeran yang mumpuni, dan momen tayang yang tepat di Ramadan menjelang Lebaran, “Titip Bunda di Surga-Mu” berpotensi menjadi film drama keluarga paling menyentuh di 2026. Penonton tidak hanya diajak menonton, tetapi juga merasakan, belajar, dan merenungi arti sebuah keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *