Wartabuana.com | Tara Budiman ternyata memiliki ketertarikan yang semakin serius terhadap dunia kopi. Bagi suami Gya Sadiqah tersebut, kopi kini bukan sekadar minuman untuk menemani aktivitas, melainkan ruang untuk belajar, bereksperimen, sekaligus memperluas pergaulan.
Kecintaannya terhadap kopi mulai tumbuh setelah terlibat dalam serial Filosofi Kopi. Namun, sekitar dua tahun terakhir, Tara mulai benar-benar mendalami berbagai jenis biji kopi dan metode penyeduhan.
“Saya mulai suka kopi sejak terlibat di Filosofi Kopi. Dari sana saya mulai menikmati kopi hitam,” ujar Tara.
Pernah Coba Kopi Rp7 Juta per 100 Gram
Rasa penasaran membuat Tara mulai mengoleksi peralatan seduh dan mencoba beragam beans. Ia bahkan pernah mencicipi biji kopi yang disebut bernilai hingga Rp7 juta untuk sekitar 100 gram.
Bukan sekadar terkejut dengan harganya, Tara mengaku karakter rasanya juga membuatnya terkesan. Menurutnya, kopi tersebut memiliki rasa manis yang jauh dari bayangan kopi pahit pada umumnya.
Ia juga tertarik dengan infused coffee serta proses fermentasi yang mampu menghasilkan karakter rasa unik. Beberapa kopi bahkan menghadirkan sensasi seperti melon, persik hingga nanas.
Tara Ingin Kenalkan Kekayaan Kopi Indonesia
Semakin masuk ke komunitas kopi, Tara justru menemukan kekayaan kopi Indonesia yang menurutnya luar biasa. Ia menyebut Indonesia memiliki beragam varietas dan karakter kopi yang layak dikenal lebih luas.
Meski kini mulai serius, Tara belum berniat menjadikan hobinya sebagai bisnis. Ia lebih memilih memperdalam komunitas dan memahami dunia kopi dari berbagai sisi.
Peralatan seduh pun mulai memenuhi rumahnya. Salah satunya grinder seharga sekitar Rp5 juta, sementara sejumlah perlengkapan lain diperoleh dari teman-temannya di komunitas kopi.
Bagi Tara, alat dan harga bukanlah tujuan utama. Justru proses mencoba satu biji dengan metode berbeda yang membuatnya semakin menikmati kopi.
Di tengah kesibukannya sebagai aktor dan presenter, hobi tersebut menjadi ruang personal Tara untuk bereksperimen. Bersama Gya Sadiqah dan kedua anak mereka, Kyai Ahmad Saladin Budiman serta Keanu Alvaro Budiman, Tara tetap menjalani kehidupan keluarga di luar sorotan hiburan.
Kini, secangkir kopi bagi Tara bukan lagi sekadar minuman. Di dalamnya ada cerita tentang petani, proses, kreativitas, komunitas, hingga kekayaan produk lokal Indonesia.













