Wartabuana.com — Di tengah sorotan publik terhadap jarak antara pemimpin dan rakyatnya, sebuah pemandangan berbeda datang dari Kabupaten Intan Jaya, Papua. Bupati Aner Maiseni mendadak viral setelah terekam bermain perosotan pasir bersama anak-anak di tepi sungai—sebuah momen sederhana yang memancarkan makna kepemimpinan yang membumi.
Turun Langsung, Tanpa Sekat dengan Warga

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aner Maiseni tampil jauh dari kesan formal. Tanpa protokoler berlebihan, ia terlihat berbaur dengan warga, duduk santai di tepi kali yang airnya bening, hingga ikut tertawa lepas bersama masyarakat.
Tak ada jarak antara pemimpin dan rakyat. Kehadiran Aner Maiseni terasa seperti seorang bapak yang tengah menikmati kebersamaan dengan keluarga dan lingkungannya sendiri.
Main Perosotan Pasir, Tawa Pecah di Tepi Sungai
Momen yang paling mencuri perhatian terjadi saat sang bupati ikut bermain perosotan menggunakan tanah miring bersama anak-anak. Aksi spontan itu disaksikan warga sekitar dan langsung mengundang gelak tawa.
Suasana hangat dan penuh keceriaan tersebut menciptakan potret langka seorang kepala daerah yang hadir sepenuhnya di ruang kehidupan warganya.
Viral di Media Sosial, Tuai Apresiasi
Bupati Intan Jaya Papua, Aner Maiseni, hadir bukan sekadar sebagai pemimpin, tapi sahabat rakyat. Di tepi kali yang bening, beliau ikut main perosotan pasir, tertawa lepas bersama warga. Suasana hangat dan bahagia pun tercipta. Inilah sosok pemimpin bangsa kita kelak. pic.twitter.com/ICZV3AHG7f
— Pemerhati Hukum Emperan (@SammiSoh) February 9, 2026
Kesederhanaan sikap Aner Maiseni ini kemudian menyebar luas di media sosial. Video tersebut dibagikan oleh akun @SammiSoh di platform X pada Senin (9/2/2026).
Sekilas, sosok dalam video itu tampak seperti seorang bapak biasa yang sedang bermain dengan anak-anak. Namun publik kemudian tersadar bahwa pria tersebut adalah Bupati Intan Jaya Papua.
Simbol Kepemimpinan yang Dekat dan Mendengar
Aksi sederhana tersebut dinilai banyak pihak sebagai simbol pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan kedekatan emosional, bukan sekadar kewenangan struktural.
Kehadiran langsung pemimpin di ruang-ruang sosial masyarakat diyakini mampu membangun kepercayaan, rasa aman, dan ikatan emosional antara pemerintah dan warga.
Bagi masyarakat setempat, bupati bukan hanya pejabat, melainkan sosok yang mau mendengar, merasakan, dan berbagi kebahagiaan bersama.
Potret Pemimpin Masa Depan?
Di tengah rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap pemimpin di berbagai daerah, apa yang ditunjukkan Aner Maiseni menjadi kontras yang menyejukkan.
Tanpa pidato panjang atau seremoni resmi, ia memilih hadir langsung dan menyatu dengan warganya. Sikap ini pun dinilai sebagian pihak sebagai gambaran pemimpin masa depan—tidak berjarak, rendah hati, dan tumbuh bersama rakyat.
Kepemimpinan yang Membumi
Apa yang dilakukan Bupati Aner Maiseni mungkin sederhana, namun dampaknya besar. Di tengah tantangan sosial dan geografis Papua, momen kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati tak selalu lahir dari ruang rapat, melainkan dari keberanian untuk hadir dan menjadi bagian dari rakyatnya.













