Wartabuana.com — Kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026 menjadi titik balik bagi Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu resmi mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso hanya beberapa bulan setelah sang legenda kembali ke Santiago Bernabéu sebagai pelatih kepala.
Keputusan pemecatan Xabi Alonso diumumkan Real Madrid melalui situs resmi klub, tak lama setelah laga final yang digelar di Arab Saudi tersebut.
“Real Madrid mengumumkan bahwa Xabi Alonso tidak lagi menjadi pelatih tim utama. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan pelatih,” tulis pernyataan resmi Los Blancos.
Meski berpisah lebih cepat dari yang diharapkan, manajemen Madrid tetap memberikan penghormatan tinggi kepada Alonso, yang pernah menjadi bagian penting dari era kejayaan klub sebagai pemain.
“Xabi Alonso akan selalu memiliki tempat istimewa di hati para Madridista. Ia adalah legenda Real Madrid yang selalu merepresentasikan nilai-nilai klub. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya,” lanjut pernyataan tersebut.
Bertahan kurang dari satu tahun di Bernabéu
Xabi Alonso sejatinya datang ke Real Madrid dengan ekspektasi besar. Ia resmi ditunjuk sebagai pelatih pada 1 Juni 2025, usai mencuri perhatian publik Eropa berkat prestasinya bersama Bayer Leverkusen.
Awal kiprah Alonso bersama Los Blancos sempat menjanjikan. Madrid tampil solid dan kompetitif di berbagai ajang. Namun, performa tim perlahan menurun seiring berjalannya musim. Kekalahan demi kekalahan membuat posisi Real Madrid di klasemen La Liga Spanyol terancam, hingga kini harus puas berada di peringkat kedua, tertinggal dari Barcelona.
Puncaknya terjadi di final Piala Super Spanyol, ketika Madrid takluk dari rival abadinya, Barcelona. Kekalahan tersebut menjadi pemicu keputusan manajemen untuk melakukan perubahan di kursi pelatih.
Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih baru
Tak butuh waktu lama, Real Madrid langsung bergerak cepat menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pengganti Xabi Alonso. Arbeloa bukan sosok asing bagi publik Bernabéu. Ia merupakan mantan pemain Real Madrid yang dikenal dengan loyalitas dan karakter kuatnya di lapangan.
Sebelum promosi ke tim utama, Arbeloa lebih dulu menangani tim muda Real Madrid dan Real Madrid B, dengan reputasi sebagai pelatih yang disiplin dan memahami filosofi klub.
“Real Madrid dengan senang hati mengumumkan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama yang baru,” tulis pengumuman resmi klub.
Tantangan Arbeloa di sisa musim 2025/2026
Di bawah komando Alvaro Arbeloa, Real Madrid akan melanjutkan perjuangan di paruh musim 2025/2026 dengan jadwal padat di berbagai kompetisi bergengsi. Los Blancos masih harus bersaing di La Liga Spanyol, Copa del Rey, serta Liga Champions, yang menjadi target utama klub setiap musim.
Penunjukan Arbeloa diharapkan mampu mengembalikan stabilitas tim, sekaligus menyuntikkan semangat baru di ruang ganti Madrid yang tengah berada dalam tekanan besar.













