Wartabuana.com — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, musisi Raim Laode menghadirkan karya terbaru bertajuk “IQRO’”, sebuah lagu bernuansa islami yang lahir dari perenungan mendalam tentang hidup, waktu, dan posisi manusia di hadapan Tuhan.
Lebih dari Lagu Religi, “IQRO’” Hadir sebagai Ruang Refleksi

“IQRO’” bukan sekadar lagu religi musiman. Karya ini menjadi kolaborasi sunyi antara kata, nada, dan iman—sebuah ruang refleksi yang mengajak pendengar untuk kembali membaca diri sendiri, sebagaimana makna iqro’ yang berarti bacalah.
Melalui lirik yang sederhana namun sarat makna, Raim Laode menyentuh kegelisahan yang sangat manusiawi: rasa kecil di tengah luasnya semesta, kesombongan yang kerap tak disadari, serta pencarian makna hidup di dunia yang ramai, namun sering terasa sunyi.
Pengakuan Jujur tentang Manusia dan Kesombongan

Salah satu penggalan lirik yang paling kuat berbunyi:
“Siapakah aku sebenarnya, hanya atom nan kecil, besar sombongnya.”
Lirik ini menjadi pengakuan jujur tentang paradoks manusia—makhluk kecil yang sering lupa diri, sementara alam semesta terus bersujud tanpa pernah lalai. Melalui “IQRO’”, Raim mengingatkan bahwa kesadaran spiritual bukan hanya hadir dalam ritual, tetapi juga dalam keseharian.
Islam dalam Kesadaran Hidup Sehari-hari
Lewat lagu ini, Raim Laode menyampaikan pesan bahwa Islam tak hanya hadir dalam ibadah formal, tetapi juga dalam cara manusia memaknai waktu, kebahagiaan, dan tujuan hidup.
“IQRO’” berbicara tentang kebahagiaan yang bukan soal menunggu nanti, bukan pula tentang harta, melainkan tentang keberanian berjalan menuju cahaya—di sini dan sekarang.
Dirilis Februari, Diharapkan Jadi Teman Hening di Bulan Puasa

Dirilis pada Februari sebagai ungkapan rasa syukur menyambut Ramadhan, “IQRO’” diharapkan menjadi teman refleksi yang dapat didengarkan di berbagai momen: saat sendiri, di perjalanan pulang, atau dalam keheningan menjelang waktu berbuka.
Dengan aransemen yang tenang dan lirik puitis, lagu ini memberi ruang bagi pendengar untuk berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia.
Langkah Raim Laode Memadukan Musik dan Spiritualitas
“IQRO’” menandai langkah Raim Laode dalam mengawinkan musik dengan nuansa islami tanpa kehilangan kejujuran sebagai musisi. Lagu ini hadir sebagai pengingat lembut bahwa di tengah dunia yang bergerak cepat, selalu ada ruang untuk berhenti, membaca, dan kembali merendah.
Lebih dari sekadar karya musik, “IQRO’” adalah sebuah ajakan—bukan untuk menggurui, melainkan untuk merenung bersama.













