Mbah WP
Mbah WP
NASIONAL

Pramono Anung Tinjau Puskesmas Kebayoran Lama, Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Jakarta

×

Pramono Anung Tinjau Puskesmas Kebayoran Lama, Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Jakarta

Share this article

Wartabuana.com —  Komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat layanan kesehatan kembali ditegaskan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melalui kunjungannya ke Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat (9/1). Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa puskesmas tetap diposisikan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat ibu kota.

Dalam peninjauan tersebut, Pramono Anung menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun Jakarta yang sehat dan produktif. Ia menilai puskesmas memiliki peran strategis dalam memastikan akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh warga.

Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik, khususnya di sektor kesehatan. Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan masyarakat Jakarta yang sehat dan produktif,” ujar Pramono.

Gubernur Pramono mengapresiasi fasilitas dan kualitas pelayanan di Puskesmas Kebayoran Lama yang setiap hari melayani sekitar 600 hingga 700 pasien. Dengan dukungan 41 dokter umum dan 14 dokter gigi, puskesmas ini dinilai telah melampaui standar pelayanan dasar.

Begitu melihat puskesmas ini, saya cukup kaget karena kondisinya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota besar. Artinya, pelayanannya sangat baik dengan jumlah pasien yang cukup banyak setiap hari,” ungkapnya.

Ia berharap Puskesmas Kebayoran Lama dapat menjadi role model pengelolaan layanan kesehatan tingkat pertama, tidak hanya bagi Jakarta, tetapi juga bagi daerah lain di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyoroti tingginya jumlah warga dari wilayah perbatasan yang memanfaatkan layanan puskesmas di Jakarta. Menurutnya, hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan di ibu kota.

Tadi saya juga mendapat laporan bahwa hampir semua puskesmas di Jakarta, terutama yang berbatasan dengan daerah sekitar, banyak dimanfaatkan oleh warga dari luar wilayah. Saya sampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan agar puskesmas tetap memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun,” jelasnya.

Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, Puskesmas Kebayoran Lama melayani sasaran penduduk hingga 320.880 jiwa. Untuk menjangkau pelayanan hingga tingkat komunitas, puskesmas ini didukung oleh 124 posyandu dan 6 puskesmas pembantu yang tersebar di wilayah kelurahan.

Puskesmas Kebayoran Lama juga telah menerapkan Konsep Integrasi Layanan Primer (ILP), yakni pendekatan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup. Konsep ini memungkinkan layanan kesehatan diberikan secara lebih terarah, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap tahapan kehidupan.

Selain pelayanan dasar, puskesmas ini menjalankan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko penyakit. Program ini merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Berkat inovasi dan mutu layanannya, Puskesmas Kebayoran Lama telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk Most Category Award Winner Indonesia Healthcare Innovation Awards (IHIA) 2025, serta berbagai penghargaan di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta mengelola 44 puskesmas kecamatan, 267 puskesmas pembantu di tingkat kelurahan, serta 31 rumah sakit yang seluruhnya melayani peserta BPJS Kesehatan, sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kesehatan yang inklusif dan merata di ibu kota. (© Ib / artwork: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *