NASIONAL

Panen Padi Merauke Tembus 6 Ton per Hektare, Petani Didorong Siap Tanam Lebih Cepat

0
×

Panen Padi Merauke Tembus 6 Ton per Hektare, Petani Didorong Siap Tanam Lebih Cepat

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Hasil panen padi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, menunjukkan potensi peningkatan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern. Dari lahan percontohan di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, produktivitas padi diperkirakan mencapai 6 ton per hektare berdasarkan pengukuran ubinan.

Capaian tersebut menjadi momentum bagi petani untuk memperkuat pengelolaan lahan sekaligus mempersiapkan musim tanam berikutnya. Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Oeng Anwarudin, mengajak petani dan Brigade Pangan mulai mengolah lahan sebelum musim hujan tiba.

Ajakan itu disampaikan Oeng saat menghadiri panen padi bersama masyarakat, Kamis (5/11/2026). Menurutnya, kesiapan lahan, pengairan, dan penerapan teknologi budidaya menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil pertanian.

Teknologi Modern Jadi Kunci Peningkatan Produksi

Oeng yang juga bertanggung jawab atas pembentukan Brigade Pangan di wilayah Papua Raya mendorong kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta Brigade Pangan menerapkan pola Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS).

“Saya mengajak para petani, Brigade Pangan, Poktan, Gapoktan, mari kita sama-sama terapkan pola PM-AAS ini di Kabupaten Merauke,” ujar Oeng.

Ia menjelaskan, pengolahan lahan sejak dini memungkinkan petani melakukan penanaman tepat waktu ketika ketersediaan air mencukupi. Dengan dukungan sarana produksi dan sistem pengairan yang memadai, intensitas pertanaman bahkan berpeluang ditingkatkan hingga tiga kali dalam setahun.

Brigade Pangan Didorong Perkuat Ketahanan Pangan

Panen bersama tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, Josefa Louise Rumaseuw, dan Plt. Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Selatan, Martina Sri Lestari.

Petani setempat, Harianto Kaize, menyambut gembira hasil panen musim tanam kedua. Ia berharap pengembangan lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dapat terus memberikan hasil lebih baik pada musim tanam berikutnya.

Keberhasilan panen di Waninggap Kai diharapkan menjadi dorongan bagi pengembangan pertanian modern di Merauke. Melalui pendampingan penyuluh, peningkatan kapasitas petani, serta optimalisasi peran Brigade Pangan, produktivitas pertanian di Papua Selatan diharapkan semakin meningkat.

Kesiapan lahan dan pemanfaatan teknologi pertanian pun menjadi bagian penting dalam memperkuat kontribusi Merauke terhadap ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *