Wartabuana.com — Aktris Naysilla Mirdad menunjukkan totalitasnya di proyek film terbaru berjudul Kapal Terbang. Demi mendalami karakter pramugari era 1980-an, ia rela melakukan transformasi penampilan yang cukup drastis—mulai dari makeup hingga memangkas rambut.
Transformasi besar demi nuansa era 80-an
Saat ditemui di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, Naysilla mengungkap bahwa tampilan pramugari era 1980-an sangat berbeda dengan gaya masa kini.
Ia bersama dua pemeran lain tampil dengan seragam yang disesuaikan dengan periode waktu film.
“Penampilan era tahun 80-an tuh sangat berbeda ya dengan style tahun sekarang. Kami di sini seragaman bertiga, dan memang menyesuaikan tahun tersebut,” ujar Naysilla.
Detail visual menjadi perhatian utama tim produksi untuk menghadirkan atmosfer yang autentik.
Rela potong rambut demi karakter

Perempuan 37 tahun itu menegaskan bahwa perubahan paling menantang justru ada pada gaya rambut dan riasan wajah.
Naysilla bahkan harus memotong rambut bersama rekan pemain demi mendapatkan tampilan yang sesuai.
“Yang jauh lebih menarik adalah gaya rambut dan makeup-nya… Kami bertiga sampai potong rambut,” tuturnya.
Meski harus mengubah penampilan, adik Nana Mirdad tersebut mengaku tidak keberatan.
Percaya penuh pada visi sutradara
Naysilla memilih mempercayakan keputusan visual kepada sutradara Ozan Ruz. Ia yakin setiap arahan yang diberikan akan menghasilkan tampilan terbaik untuk film.
“Kami percayakan sama Bang Ozan… karena aku yakin banget apa yang bagus di matanya Bang Ozan itu bagus buat kami semua,” katanya.
Meski begitu, ia mengapresiasi karena sang sutradara tetap membuka ruang diskusi dengan para pemain selama proses produksi berlangsung.
Terinspirasi peristiwa pembajakan Woyla 1981
Film Kapal Terbang diketahui terinspirasi dari peristiwa nyata pembajakan pesawat Garuda Indonesia DC-9 “Woyla” pada Maret 1981.
Peristiwa tersebut dikenang sebagai operasi pembebasan sandera menegangkan oleh pasukan khusus Indonesia di Bangkok, Thailand.
Eksekutif Produser George Santos menegaskan film ini bukan untuk membuka luka lama, melainkan mengambil pelajaran sejarah.
“Peristiwa Woyla 1981 mengajarkan kita arti keberanian, pengorbanan, dan mengikhlaskan kehilangan,” ujarnya.
Deretan pemain dan status produksi
Selain Naysilla Mirdad, film ini juga dibintangi Oka Antara, Jeremy Thomas, serta Tengku Rifnu Wikana.
Saat ini, Kapal Terbang masih berada dalam tahap produksi dan belum mengumumkan jadwal rilis resmi.
Transformasi total Naysilla Mirdad menjadi pramugari era 80-an menunjukkan keseriusannya dalam berakting. Dengan latar kisah nyata yang kuat, Kapal Terbang berpotensi menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinanti.













