OLAHRAGA

Manchester City Dinyatakan Bersalah dalam 115 Dakwaan Finansial Premier League

0
×

Manchester City Dinyatakan Bersalah dalam 115 Dakwaan Finansial Premier League

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Manchester City menghadapi babak baru dalam kasus finansial yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Premier League pada Selasa (29/9/2026) mengumumkan Komisi Independen menemukan hampir seluruh dakwaan terhadap The Citizens terbukti.

Dari total 115 dakwaan, City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran yang terjadi dalam periode 2009/2010 hingga 2017/2018. Komisi juga menemukan pelanggaran terkait kewajiban klub untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan.

Nilai Sponsor Disebut Dimanipulasi Hampir £1 Miliar

Dalam temuannya, Komisi Independen menyebut terdapat sejumlah pengaturan komersial yang membuat nilai pendapatan Manchester City terlihat lebih besar, sementara biaya klub tercatat lebih rendah.

Sebagian sponsor disebut hanya membayar nilai tertentu dari kesepakatan. Sementara itu, sisa dana disebut berasal dari Abu Dhabi United Group Investment & Development Ltd (ADUG), entitas yang memiliki klub.

Menurut temuan Komisi, rangkaian pengaturan tersebut berdampak terhadap pencatatan finansial City dengan nilai mencapai £949,9 juta atau sekitar Rp21,3 triliun.

Komisi juga menyatakan laporan keuangan klub tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Selain itu, City dinilai melanggar ketentuan pengeluaran Premier League dan UEFA serta aturan Financial Fair Play (FFP).

City Bantah dan Siapkan Banding

Kasus ini belum berujung pada penjatuhan sanksi. Premier League menyatakan proses mengenai hukuman akan dibahas dalam sidang tertutup bersama Komisi Independen.

CEO Premier League Richard Masters menyebut perkara tersebut sebagai salah satu kasus disipliner paling signifikan dalam sejarah kompetisi.

Manchester City langsung menyatakan kecewa terhadap keputusan tersebut. Klub menegaskan tetap tidak bersalah dan mengklaim memiliki bukti yang mendukung posisi mereka.

City juga memastikan akan menempuh jalur banding. Klub memiliki waktu hingga 2 Oktober 2026 untuk mengajukan banding terhadap temuan Komisi Independen.

Dengan demikian, putusan mengenai pelanggaran telah diumumkan, tetapi sanksi akhir terhadap Manchester City masih belum ditentukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *