SELEBRITIS

Kirana Larasati Putus Kontrak Nellava Bullion, Buka Suara soal Dugaan Penipuan Investasi Emas

0
×

Kirana Larasati Putus Kontrak Nellava Bullion, Buka Suara soal Dugaan Penipuan Investasi Emas

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Nama artis Kirana Larasati menjadi sorotan setelah muncul laporan dugaan penipuan transaksi emas dan perak yang dikaitkan dengan Nellava Bullion. Menanggapi keluhan pelanggan, Kirana menegaskan telah menghentikan aktivitas promosi dan mengakhiri kerja samanya dengan perusahaan tersebut.

Dalam klarifikasinya melalui Instagram, Kirana menjelaskan bahwa hubungannya dengan Nellava Bullion sebatas pekerjaan profesional sebagai brand ambassador (BA). Kerja sama itu, menurutnya, baru berlangsung sekitar dua bulan sebelum akhirnya dihentikan.

Kirana juga menyebut tim kuasa hukumnya telah melayangkan surat pemutusan kerja sama setelah mengetahui berbagai persoalan yang dikeluhkan pelanggan.

 

Akui Tak Terlibat dalam Transaksi Pelanggan

Kirana menegaskan bahwa perannya sebagai BA tidak mencakup pengelolaan perusahaan maupun operasional bisnis. Ia mengaku tidak menangani dana pelanggan, transaksi jual beli, pengiriman barang, hingga proses pengembalian uang atau refund.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menjelaskan batas tanggung jawabnya selama menjalin hubungan profesional dengan perusahaan itu. Meski demikian, klarifikasi tersebut merupakan keterangan dari pihak Kirana mengenai keterlibatannya.

Ia juga menyatakan memahami keresahan pelanggan yang masih menantikan kepastian atas transaksi mereka.

Korban Laporkan Dugaan Penipuan ke Bareskrim

Kasus ini turut menjadi perhatian setelah seorang korban bernama Bernard dilaporkan mengajukan laporan ke Bareskrim Polri pada 9 Oktober 2026. Ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp1 miliar.

Kuasa hukum korban juga meminta agar peran sejumlah figur publik yang pernah muncul dalam materi promosi perusahaan ditelusuri lebih lanjut.

Di tengah bergulirnya persoalan tersebut, Kirana menyatakan siap bersikap kooperatif apabila keterangannya dibutuhkan oleh pihak berwenang. Ia memilih tidak berspekulasi mengenai pihak yang bertanggung jawab dan menyerahkan proses penelusuran kepada aparat.

Berharap Pelanggan Mendapat Kepastian

Kirana menyampaikan empati kepada pelanggan yang terdampak dan berharap persoalan tersebut segera menemukan titik terang.

Menurutnya, pelanggan tidak hanya membutuhkan penjelasan, tetapi juga kepastian serta penyelesaian atas masalah yang mereka alami.

Hingga persoalan ini ditelusuri lebih lanjut, dugaan penipuan tersebut perlu dipahami sebagai perkara yang masih memerlukan pembuktian. Belum ada kesimpulan hukum yang dapat dijadikan dasar untuk menyatakan pihak tertentu bersalah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *