Mbah WP
Mbah WP
RAGAM

Kementerian Kebudayaan Luncurkan Read Indonesia, Perkuat Literasi Nasional dan Diplomasi Sastra Global

×

Kementerian Kebudayaan Luncurkan Read Indonesia, Perkuat Literasi Nasional dan Diplomasi Sastra Global

Share this article

Wartabuana.com — Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan resmi meluncurkan Read Indonesia, sebuah platform digital terpadu yang dirancang untuk memperkuat literasi nasional sekaligus mendorong sastra Indonesia menembus panggung internasional. Inisiatif ini menandai babak baru promosi kebudayaan Indonesia di era digital yang semakin kompetitif.

Peluncuran Read Indonesia digelar di Gedung A Lantai 3 Kompleks Kementerian Kebudayaan, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Selasa sore. Platform ini menghadirkan informasi, publikasi, hingga dokumentasi kegiatan literasi dan sastra Indonesia dalam satu ekosistem digital yang terkurasi.

Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Kebudayaan juga meluncurkan Buku Keramik Cina, Buku Wayang, serta Majalah Kultur Volume 1, yang merekam kerja kebudayaan sebagai bagian dari upaya membangun peradaban dan identitas bangsa.

Negara Hadir dalam Promosi Sastra Indonesia

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa Read Indonesia bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan bentuk kehadiran dan tanggung jawab negara dalam memajukan kebudayaan nasional.

Peluncuran Read Indonesia adalah penanda nyata kehadiran negara yang lebih sadar dan bertanggung jawab dalam mengelola promosi sastra nasional. Platform ini menjadi fondasi awal sistem promosi sastra Indonesia yang berkesinambungan,” ujar Fadli Zon dalam sambutannya.

Ia menekankan, sastra Indonesia merupakan salah satu dari 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang memiliki peran strategis dalam membentuk identitas bangsa di tengah peradaban global.

Sastra adalah cermin identitas kita. Melalui karya sastra, nilai-nilai luhur, sejarah, dan cara pandang Indonesia dapat dikenal dunia. Negara wajib menjamin ruang promosi yang sistematis dan berkelanjutan,” jelasnya.

Integrasi Bahasa dan Sastra dalam Diplomasi Budaya

Peluncuran Read Indonesia juga menjadi momentum penguatan koordinasi antarlembaga. Fadli Zon mengungkapkan rencana integrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa ke dalam struktur Kementerian Kebudayaan, tepatnya di bawah Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan.

Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat pengelolaan bahasa dan sastra sebagai aset nasional, sekaligus memperluas perannya dalam diplomasi budaya Indonesia.

Jendela Dunia bagi Sastra Indonesia

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti menyampaikan bahwa Read Indonesia dirancang sebagai rujukan global bagi siapa pun yang ingin mengenal sastra dan kebudayaan Indonesia.

Platform ini menjadi jendela dunia bagi sastra Indonesia. Kurasi awal melibatkan panel ahli sastra nasional, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan komunitas dan institusi internasional,” ungkapnya.

Secara lebih luas, Read Indonesia mencerminkan evolusi kebijakan kebudayaan nasional di era digital. Platform ini tidak hanya menyediakan akses terhadap karya sastra klasik hingga kontemporer, tetapi juga memfasilitasi terjemahan, diskusi virtual, serta kemitraan global, sejalan dengan pemanfaatan sastra sebagai soft power budaya.

Harapan bagi Penulis dan Ekosistem Sastra

Peluncuran Read Indonesia disambut positif oleh para pegiat dan pengamat kebudayaan. Mereka menilai platform ini berpotensi menjadi katalis bagi penulis muda Indonesia untuk menjangkau pembaca global, sekaligus memperkaya diskursus kebudayaan nasional.

Meski demikian, pengamat mengingatkan pentingnya pendanaan berkelanjutan, kurasi yang konsisten, serta perlindungan hak cipta digital, agar Read Indonesia mampu berkembang sebagai ekosistem literasi yang sehat dan berdaya saing.

Dengan peluncuran Read Indonesia, pemerintah menegaskan ambisinya menjadikan sastra Indonesia sebagai kekuatan budaya global, bukan hanya sebagai warisan, tetapi juga sebagai narasi hidup yang terus berkembang dan diperhitungkan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *