NEWS

JGTC ke-50 Bakal Guncang 5 Wilayah Jakarta pada 2027

0
×

JGTC ke-50 Bakal Guncang 5 Wilayah Jakarta pada 2027

Sebarkan artikel ini

Wartabuana.com | Perayaan JGTC ke-50 pada 2027 berpotensi menjadi lebih spesial. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang kolaborasi dengan Jazz Goes to Campus (JGTC) untuk membawa pertunjukan musik ke lima wilayah Jakarta.

Rencana tersebut mencuat karena penyelenggaraan JGTC ke-50 akan bertepatan dengan momentum peringatan 500 tahun Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bahkan telah menyampaikan langsung gagasan tersebut kepada pihak JGTC.

Hal itu diungkapkan Pramono saat menjadi narasumber konferensi pers The 49th Jazz Goes to Campus di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/9).

JGTC tahun ini yang ke-49, tahun depan ketika ke-50 dan sekaligus Jakarta ke-500 tahun. Saya sudah sampaikan ke Mas Candra, bisa enggak main di 5 kota yang ada di Jakarta?” ujar Pramono.

JGTC Dinilai Jadi Bagian dari Perjalanan Jakarta

Pramono melihat perjalanan JGTC selama hampir lima dekade bukan sekadar konsistensi sebuah festival musik. Menurutnya, JGTC telah menjadi bagian dari perkembangan ekosistem kreatif sekaligus ruang ekspresi generasi muda.

Festival yang lahir dari lingkungan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu juga dinilai berhasil mempertemukan penikmat jazz dari berbagai generasi.

Pemprov DKI pun menyambut positif penyelenggaraan JGTC ke-49 yang mengusung tema Resonating Jazz Through Every Soul.

Selain pertunjukan, JGTC diarahkan menjadi ruang untuk memperluas apresiasi terhadap jazz, mengembangkan talenta muda, serta mempertemukan komunitas dan pelaku industri musik.

Salemba Berpeluang Kembali Jadi Panggung JGTC

Bukan hanya lima wilayah Jakarta, Pramono juga membuka peluang dukungan Pemprov DKI terhadap gagasan menghidupkan kembali Salemba sebagai salah satu lokasi bersejarah JGTC.

Kita semua bernostalgia dengan Salemba. Kalau bisa main di Salemba, saya akan memberikan support sepenuhnya,” kata Pramono.

Sementara itu, Founder JGTC Candra Darusman menjelaskan bahwa sejak awal festival tersebut memiliki misi membumikan jazz dengan membawa musik yang kala itu dianggap relatif eksklusif ke lingkungan kampus.

JGTC juga tengah mengembangkan konsep City Series melalui gagasan Reviving Jakarta as the Capital of Jazz. Konsep ini diharapkan membawa semangat JGTC ke berbagai penjuru Jakarta.

Ketua Badan Pengawas Forum Jazz Indonesia Ciko Hindarto menilai perjalanan panjang JGTC merupakan bagian dari investasi bagi perkembangan jazz nasional.

Jazz bukan musik orang tua, jazz adalah musik anak muda dan selalu muda,” ujar Ciko.

Momentum JGTC ke-50 sekaligus 500 tahun Jakarta pun berpeluang menjadi titik penting untuk memperluas panggung jazz, komunitas kreatif, dan talenta muda di Ibu Kota.

[Ib / Foto: Pemprov DKI Jakarta]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *