Wartabuana.com — Kabar yang dinanti penggemar akhirnya datang dari Irene. Leader Red Velvet ini dipastikan akan menggelar konser solo perdananya bertajuk “I-WILL”, menandai babak baru dalam perjalanan karier musiknya setelah lebih dari satu dekade debut.
Tur Asia dimulai dari Seoul, lanjut ke lima kota besar

Pengumuman resmi disampaikan oleh SM Entertainment pada 25 Maret 2026. Konser “I-WILL” akan dibuka di Seoul, tepatnya di Jangchung Arena pada 23 dan 24 Mei 2026.
Setelah itu, Irene akan melanjutkan tur ke sejumlah kota besar di Asia, yakni:
- Seoul (23-24 mei 29$
- Taipei (6–7 Juni 2026)
- Macau (10 Juni 2026)
- Singapura (4 Juli 2026)
- Bangkok (18 Juli 2026)
Sayangnya, dalam rangkaian tur kali ini, Indonesia belum masuk dalam daftar kunjungan.
Harapan penggemar Indonesia: alternatif nonton di negara tetangga
Meski tidak singgah ke Jakarta, para ReVeluv—sebutan penggemar Red Velvet—masih memiliki kesempatan untuk menyaksikan penampilan Irene secara langsung di Singapura maupun Bangkok.
Dua kota tersebut diprediksi menjadi destinasi terdekat bagi penggemar Indonesia yang ingin merasakan atmosfer konser solo perdana sang idol.
Konser spesial, tampilkan sisi baru Irene

Pihak agensi menegaskan bahwa konser ini akan menjadi momen spesial, mengingat ini adalah konser solo pertama Irene sejak debut pada 2014.
“Irene akan menampilkan berbagai pesonanya melalui musik dan aksi panggung berkualitas tinggi,” ujar perwakilan SM Entertainment.
Konser ini disebut akan memperlihatkan sisi musikal Irene yang lebih personal dan matang—sesuatu yang belum sepenuhnya terlihat saat ia tampil bersama grup.
Bagian dari promosi album solo “Biggest Fan”

Tur “I-WILL” juga menjadi bagian dari promosi album solo penuh perdana Irene bertajuk Biggest Fan, yang dijadwalkan rilis pada 30 Maret 2026 pukul 18.00 KST.
Album ini berisi 10 lagu dengan title track “Biggest Fan”, yang diyakini akan memperkuat identitas musikal Irene sebagai solois.
Langkah ini sekaligus menegaskan transisi Irene dari idol grup menuju artis solo dengan warna musik yang lebih eksploratif.
Antara nostalgia dan evolusi karier
Bagi penggemar lama, konser ini bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga perjalanan emosional melihat evolusi Irene sejak debut hingga kini. Sementara bagi pasar yang lebih luas, ini menjadi ujian apakah Irene mampu berdiri kuat sebagai solo performer di industri K-pop yang kompetitif.













