Wartabuana.com | Febby Rastanty punya alasan khusus menerima peran Arina dalam sinetron terbaru SCTV, Biarkan Hati Bicara. Bukan sekadar menjadi protagonis, karakter tersebut menawarkan sisi berani sekaligus luka masa lalu yang kompleks.
Dalam wawancara daring, Rabu (5/8/2026), Febby mengatakan Arina berbeda dari karakter protagonis yang selama ini kerap ia mainkan.
Karakter Arina Lebih Berani

Menurut Febby, Arina tidak mudah gentar meski harus berhadapan dengan Fico, karakter yang diperankan Rangga Azof dan dikenal keras.
“Biasanya aku selalu kalau protagonis tertindas dan menangis aja. Kalau di sini karakter Arina lebih berani, dia gak takut buat ngelawan Fico,” ujar Febby.
Arina juga menyimpan trauma berat. Sejak kecil, ia menyaksikan sang ibu dibunuh setelah dituduh sebagai pencuri dan pembunuh. Sebuah gelang berbentuk kuda hitam menjadi petunjuk yang terus dipegangnya untuk mengungkap masa lalu.
Cerita Intens dan Penuh Misteri

Febby tertarik karena Arina memiliki banyak lapisan emosi yang bisa dieksplorasi. Ia juga mengapresiasi alur cerita yang menurutnya intens tetapi tetap logis.
Sinetron ini mengikuti perjalanan Arina yang mencoba memulai kehidupan baru bersama Reno, pria yang dicintainya. Namun, rencana pernikahan justru membawa Arina kembali berhadapan dengan kenyataan pahit.
Dengan konflik masa lalu, romansa, dan misteri yang saling berkelindan, Biarkan Hati Bicara menawarkan warna baru bagi Febby sekaligus menghadirkan pertarungan emosional Arina dalam mencari kebenaran.













