Wartabuana.com — Di balik karakter kuat yang kerap ia perankan di layar lebar, Dian Sastrowardoyo menyimpan pengalaman menegangkan selama proses syuting film terbarunya, Esok Tanpa Ibu. Aktris papan atas Indonesia ini mengaku sempat terjatuh dari kuda saat pengambilan gambar di kawasan Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Insiden tersebut terjadi ketika kuda yang ditunggangi Dian mendadak panik akibat aktivitas kendaraan di sekitar lokasi syuting.
Kuda Panik, Dian Terjatuh dari Ketinggian

Dian menjelaskan, kuda yang ia tunggangi tiba-tiba berdiri karena stres melihat mobil yang berpindah parkir. Kondisi itu membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
“Waktu itu kudanya stres karena ada mobil yang pindah parkir. Saya jatuh, tapi yang kepikiran justru kudanya, karena dia lebih panik dari saya,” ujar Dian dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (19/1).
Alih-alih panik, Dian justru menunjukkan kepeduliannya pada hewan tersebut, sebuah sikap yang mendapat apresiasi dari rekan-rekannya di lokasi syuting.
Ringgo Agus Rahman: Semua Langsung Tegang
Aktor Ringgo Agus Rahman, yang turut menyaksikan langsung kejadian tersebut, menyebut momen itu sebagai salah satu yang paling mendebarkan selama proses syuting.
“Dia tetap pegang talinya dan menenangkan kudanya. Padahal posisinya sudah jatuh, dan kita semua sudah tegang,” kata Ringgo.
Menurut Ringgo, sikap tenang Dian di situasi berbahaya tersebut menunjukkan profesionalisme dan empatinya, tidak hanya sebagai aktor, tetapi juga sebagai sesama makhluk hidup.
Kebersamaan Pemain Terbangun di Luar Kamera
Tak hanya menghadirkan cerita menegangkan, proses syuting di Lembang juga meninggalkan kesan hangat bagi para pemain. Ringgo mengungkapkan, lokasi yang relatif jauh dari pusat kota justru membuat para pemain semakin akrab.
“Jadi memang kebersamaannya bukan hanya di dalam film, tapi juga di luar. Makan bareng, nonton konser, itu yang bikin kita dekat,” ujarnya.
Seperti Terisolasi, tapi Jadi Dekat
Hal serupa disampaikan Ali Fikry. Ia menilai suasana syuting yang jauh dari hiruk pikuk kota menciptakan ruang kebersamaan yang jarang terjadi.
“Kami seperti terisolasi. Malam-malam ngobrol, dengar musik, bakar marshmallow. Hal-hal sederhana itu yang paling diingat,” kata Ali.
Para pemain sepakat bahwa kedekatan emosional di luar kamera turut memperkuat chemistry yang terasa dalam film Esok Tanpa Ibu.
Siap Tayang 22 Januari 2026

Film Esok Tanpa Ibu merupakan produksi BASE Entertainment bekerja sama dengan Beacon Films. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 22 Januari 2026.
Dengan kisah emosional di layar dan cerita penuh perjuangan di balik layar, Esok Tanpa Ibu menjadi salah satu film Indonesia yang dinantikan penonton awal tahun ini. (© Ib / artwork: arman Poplicist)













