Mbah WP
Mbah WP
SELEBRITIS

Denada Buka Suara Soal Gugatan Dugaan Penelantaran Anak, Sebut Masalah Keluarga

×

Denada Buka Suara Soal Gugatan Dugaan Penelantaran Anak, Sebut Masalah Keluarga

Share this article

Wartabuana.com — Penyanyi Denada Tambunan akhirnya angkat bicara terkait isu dugaan penelantaran anak yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Melalui manajemennya, Denada menegaskan bahwa persoalan yang mencuat ke ruang publik tersebut merupakan masalah keluarga yang seharusnya disikapi secara bijak dan proporsional.

Pernyataan resmi disampaikan oleh sang manajer, Risna Ories, yang mengaku prihatin atas berkembangnya isu sensitif tersebut. Menurutnya, setiap keluarga memiliki privasi dan cerita masing-masing yang tidak semestinya digiring menjadi konsumsi publik tanpa konteks yang utuh.

Sangat prihatin atas isu publik yang berkembang, yang sebenarnya ini adalah ranah keluarga. Bagaimanapun juga, setiap keluarga memiliki privasi dan cerita sendiri,” ujar Risna dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Minggu (11/1/2026).

Sebelumnya, publik dikejutkan oleh pengakuan seorang pria asal Banyuwangi bernama Ressa Rizky Rossano yang mengklaim dirinya sebagai anak biologis Denada. Ressa menyebut telah mengalami penelantaran selama 24 tahun dan menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, dengan tuntutan ganti rugi mencapai Rp7 miliar.

Sidang perdana gugatan tersebut telah digelar pada 8 Januari 2026. Dalam persidangan itu, Denada tidak hadir secara langsung dan hanya diwakili oleh tim kuasa hukumnya. Ketidakhadiran tersebut memicu beragam spekulasi dan komentar di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Risna menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru memberikan pernyataan terkait pokok gugatan maupun pengakuan Ressa sebagai anak biologis Denada.

Situasi ini tentu bukan hal yang mudah bagi Denada. Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul, serta menghargai dukungan dan kepedulian publik,” lanjutnya.

Ia juga memastikan bahwa Denada bersama tim hukum tengah mempelajari dan menelaah gugatan secara cermat sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati.

Saat ini Denada dan tim hukum sedang menelaah perkara tersebut dengan saksama. Kami berharap hal ini tidak disikapi secara berlebihan,” kata Risna.

Manajemen pun meminta agar Denada diberikan ruang dan waktu untuk menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapinya, demi kebaikan semua pihak yang terlibat.

Kami mohon pengertian publik agar memberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menyikapi persoalan ini secara proporsional, dengan tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak manajemen belum mengonfirmasi kebenaran klaim Ressa Rizky Rossano sebagai anak biologis Denada. Risna menegaskan, sikap tersebut diambil demi menjaga kebijaksanaan dalam menyikapi persoalan yang bersifat personal.

Karena ini ranah keluarga, kami sebagai manajemen berusaha bersikap lebih bijak dalam menanggapi pemberitaan yang beredar,” pungkasnya.

Kasus ini pun masih terus bergulir dan menjadi sorotan publik, seiring proses hukum yang berjalan dan sikap Denada yang memilih untuk tidak berspekulasi di tengah perhatian luas dari masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *