Wartabuana.com — Nama Davina Karamoy kian mencuri perhatian publik seiring keberaniannya membintangi peran-peran berani di layar kaca. Namun di balik sorotan itu, Davina justru tampil tenang menghadapi stigma sebagai aktris yang “laku karena adegan panas”.
Stigma Netizen vs Realita Profesional
Karier Davina terus menanjak lewat sejumlah proyek populer seperti Ipar Adalah Maut, Sugar Baby, hingga serial terbarunya Love & 10 Million Dollars di WeTV. Peran-peran yang ia ambil kerap menuntut eksplorasi emosional hingga adegan sensual.
Menanggapi anggapan publik, Davina tidak menampik bahwa stigma tersebut memang ada. Namun ia menegaskan bahwa hal itu berada di luar kendalinya.
“Kalau dibilang takut, stigma itu kan di luar kontrol aku. Itu pemikiran netizen, tapi aku sudah tahu risikonya dari awal,” ungkapnya.
Keputusan Besar Tak Pernah Sendiri

Di balik setiap peran yang diambil, Davina mengaku tidak pernah gegabah. Ia selalu melibatkan manajemen dan keluarga dalam setiap keputusan penting, terutama untuk proyek dengan adegan sensitif.
Menurutnya, proses diskusi menjadi kunci agar setiap langkah tetap terarah, baik secara profesional maupun personal.
“Aku ambil proyek itu pasti melalui diskusi dengan manajemen dan keluarga. Jadi harus siap dengan konsekuensinya, karena ini juga bagian dari pekerjaan sebagai aktor,” jelasnya.
Punya Batasan, Tak Asal Ambil Peran
Meski dikenal berani, Davina menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki prinsip dalam memilih proyek. Ia tidak serta-merta menerima tawaran hanya karena unsur sensasional.
Bagi Davina, kekuatan cerita tetap menjadi pertimbangan utama.
“Aku juga tidak ambil semua proyek seperti itu. Banyak yang aku tolak. Kalau aku suka ceritanya, baru aku ambil,” katanya.
Minta Penonton Lebih Objektif
Melalui perannya sebagai Eline di Love & 10 Million Dollars, Davina berharap publik bisa melihat karya secara utuh, bukan hanya menyoroti satu atau dua adegan tertentu.
Ia ingin penonton lebih objektif dalam menilai kualitas cerita dan akting, bukan sekadar terjebak pada kontroversi.
“Aku tertarik dengan cerita serial ini, semoga netizen bisa objektif melihat hasilnya,” tutupnya.
Antara Profesionalisme dan Persepsi Publik
Fenomena yang dialami Davina mencerminkan dinamika industri hiburan saat ini, di mana batas antara ekspresi seni dan persepsi publik sering kali kabur.
Namun dengan sikap terbuka dan prinsip yang jelas, Davina Karamoy menunjukkan bahwa keberanian dalam berakting juga harus dibarengi dengan kendali diri dan visi karier yang matang.













