Wartabuana.com | Bagaimana jika seorang calon gubernur yang tengah mengejar suara pemilih justru kehilangan kemampuan untuk berbohong? Premis nyeleneh sekaligus relevan itu diangkat dalam Bapak Paling Jujur (BPJ), film komedi terbaru produksi Cahaya Pictures yang menyindir fenomena pencitraan politik melalui kisah penuh humor.
Komedi Satir dengan Pesan yang Dekat dengan Realitas
Dalam film ini, sang tokoh utama mendapat kutukan dari neneknya sehingga selalu mengatakan kebenaran. Alih-alih menjadi kelebihan, kejujuran yang tak bisa dikendalikan justru memicu berbagai kekacauan selama masa kampanye.
Produser Cahaya Pictures, Aoura Lovenson Chandra, mengatakan film ini lahir dari kerinduan masyarakat terhadap sosok pemimpin yang benar-benar jujur.
“Ada kerinduan dari seluruh rakyat Indonesia bahwa kami ingin memiliki pemimpin yang jujur. Bapak Paling Jujur berbicara tentang kejujuran di tengah dunia yang penuh pencitraan,” ujarnya.
Andovi da Lopez Comeback ke Layar Lebar
Film adaptasi dari O Candidato Honesto (Brasil, 2014) ini disutradarai Fajar Nugros, sineas yang dikenal lewat sejumlah film komedi populer. Andovi da Lopez dipercaya menjadi pemeran utama, menandai kembalinya ia ke layar lebar setelah vakum sejak menutup perjalanan kanal YouTube-nya pada 2021.
Andovi akan beradu akting dengan Claresta Taufan, Soleh Solihun, Nayla D Purnama, Cing Abdel, Jeremy Teti, Mieke Shahir, David Nurbianto, Lolox, Ben Bening, Indi Barens, hingga deretan komika dan kreator konten.
Kolaborasi Kuat di Balik Layar
Skenario film ditulis Rino Sarjono, sementara David Nurbianto turut berperan sebagai konsultan komedi untuk memperkuat kualitas humor. Produksi ini merupakan kolaborasi Cahaya Pictures bersama Studio Antelope.
Bapak Paling Jujur dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada paruh akhir 2026 dan berpotensi menjadi salah satu film komedi lokal yang paling dinanti berkat perpaduan satire politik, kritik sosial, dan hiburan yang ringan namun mengena.













