Mbah WP
Mbah WP
FILM

Animasi Indonesia “Jumbo” Bikin Kejutan di Korea Selatan, Langsung Tembus Top 6 Box Office

×

Animasi Indonesia “Jumbo” Bikin Kejutan di Korea Selatan, Langsung Tembus Top 6 Box Office

Share this article

WRyabuana.com —  Film animasi Indonesia Jumbo langsung mencuri perhatian pasar internasional. Saat debut di Korea Selatan pada 18 Februari 2026, karya produksi Visinema Studios ini sukses menembus posisi enam box office harian—sebuah pencapaian yang menegaskan daya saing animasi Tanah Air di kancah global.

Debut kuat di pasar Korea Selatan

Perilisan Jumbo di Korea Selatan terjadi hampir setahun setelah penayangan 31 Korean Film Council (KOFIC), film ini mengumpulkan 12.648 penonton pada hari pertama.

Angka tersebut setara dengan pendapatan sekitar US$79.239 dan cukup untuk mengamankan peringkat keenam box office harian. Pencapaian ini terbilang impresif bagi film animasi non-Hollywood yang baru memasuki pasar Korea.

Sempat ungguli film romantis lokal

Capaian Jumbo bahkan mampu melampaui film melodrama romantis Once We Were Us yang telah lebih dulu tayang sejak 31 Desember 2025.

Namun persaingan box office Korea Selatan dikenal sangat ketat. Jumbo masih berada di bawah sejumlah judul kuat seperti The King’s Warden, Humint, Choir of God, Number One, dan Ghost-Calling App: O.

Memasuki hari kedua penayangan, Jumbo harus turun dari daftar 10 besar—sebuah dinamika yang lumrah di pasar film Korea yang perputaran judulnya sangat cepat.

Kisah Don yang menyentuh penonton

Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, Jumbo mengangkat cerita Don, seorang anak yang kerap diejek karena tubuhnya besar. Bersama para sahabatnya, Don menjalani petualangan fantasi yang sarat pesan tentang keluarga, penerimaan diri, dan arti dukungan.

Narasi yang hangat dan emosional menjadi salah satu kekuatan utama film ini sejak penayangan di Indonesia.

Sudah pecahkan 10 juta penonton di Indonesia

Sebelum ekspansi global, Jumbo lebih dulu mencetak prestasi besar di pasar domestik. Film ini menembus 10 juta penonton dan menjadi salah satu film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa.

Respons positif publik dalam negeri menjadi modal penting bagi langkah distribusi internasional yang kini mulai membuahkan hasil.

Ekspansi ke 40 negara, peluang animasi Indonesia terbuka

Selain Korea Selatan, Jumbo telah mengamankan hak edar di sekitar 40 negara, termasuk Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Uni Emirat Arab, Rusia, hingga Belarus.

Penayangan internasional ini menjadi momentum penting bagi industri animasi Indonesia untuk memperluas penetrasi pasar global. Keberhasilan awal Jumbo menunjukkan bahwa karya lokal memiliki peluang nyata untuk bersaing di panggung dunia.

Meski sempat tergeser dari 10 besar Korea, debut Jumbo tetap menjadi sinyal positif bagi masa depan animasi Indonesia. Jika momentum distribusi global terus dijaga, bukan tidak mungkin film-film animasi Tanah Air akan semakin sering mencetak kejutan di box office internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *