Wartabuana.com | Aghniny Haque menghadapi tantangan berbeda dalam film horor internasional Khadam. Bukan hanya menjadi debutnya di produksi lintas negara, aktris ini juga harus memerankan Melor, seorang ibu yang tidak dapat berbicara.
Karakter tersebut membuat Aghniny dituntut menyampaikan berbagai emosi tanpa dialog. Ekspresi wajah, gerakan tubuh, hingga bahasa isyarat menjadi kunci untuk menggambarkan ketakutan, kesedihan, sekaligus perjuangan Melor melindungi anak-anaknya dari teror gaib.
Belajar Bahasa Isyarat dari Nol
Kesulitan semakin bertambah karena Khadam mengambil latar era 1950-an. Aghniny pun harus mempelajari bentuk bahasa isyarat yang disesuaikan dengan periode cerita.
“Aku bisa bilang ini salah satu peran paling menantang bagiku. Nggak hanya harus melakukan syuting di lingkungan baru, tapi gimana aku harus menunjukkan emosi tanpa kata-kata dan hanya menggunakan bahasa isyarat yang aku harus pelajari dari awal,” ujar Aghniny.
Meski sempat gugup karena menjadi proyek internasional pertamanya, pengalaman tersebut justru memberikan kesan positif. Ia mengaku mendapat sambutan hangat dari para pemain dan kru selama proses produksi.
Kolaborasi Indonesia-Malaysia

Khadam menjadi proyek kolaborasi Red Communications dan Komet Productions dari Malaysia bersama MAGMA Entertainment serta VMS Studios dari Indonesia.
Film ini juga menghadirkan sejumlah aktor Malaysia, seperti Remy Ishak, Siti Khadijah Halim, Zarra Zaff, Karl El, dan aktris senior June Lojong.
Melalui poster resminya, Khadam menawarkan atmosfer horor yang kuat. Sosok Melor dan keluarganya menjadi pusat cerita, dengan elemen visual akar yang mengelilingi kepalanya seolah menggambarkan tekanan psikologis serta teror yang menghantui kehidupan mereka.
Penampilan Aghniny Haque sebagai Melor dapat disaksikan di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 September 2026.













