NEWS

Jakarta World FolkFest 2026 Resmi Dibuka, Pramono Anung Sambut 115 Delegasi dari 6 Negara: Bukti Jakarta Kian Diakui sebagai Kota Global

×

Jakarta World FolkFest 2026 Resmi Dibuka, Pramono Anung Sambut 115 Delegasi dari 6 Negara: Bukti Jakarta Kian Diakui sebagai Kota Global

Share this article

Wartabuana.com | Jakarta World FolkFest 2026 resmi dibuka di Balai Kota Jakarta. Gubernur Pramono Anung menyebut kehadiran 115 delegasi dari enam negara menjadi bukti Jakarta semakin dipercaya sebagai tuan rumah agenda budaya internasional menuju kota global.

Semangat kolaborasi lintas budaya mewarnai pembukaan Jakarta World FolkFest 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Kamis (2/7). Kehadiran 115 delegasi dari enam negara menjadi penanda semakin kuatnya posisi Jakarta sebagai kota yang dipercaya menjadi tuan rumah berbagai agenda budaya berskala internasional.

Festival budaya yang mempertemukan seniman dari Rumania, Yunani, Polandia, Filipina, Rusia, Korea Selatan, serta Indonesia ini menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta menuju usia lima abad pada 2027.

Pramono Anung: Kepercayaan Dunia Terhadap Jakarta Semakin Meningkat

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Jakarta World FolkFest 2026. Menurutnya, kehadiran ratusan delegasi internasional menjadi bukti bahwa Jakarta semakin dipercaya sebagai pusat penyelenggaraan kegiatan budaya dunia.

Saya mengapresiasi terselenggaranya Jakarta World FolkFest 2026 yang menghadirkan 115 delegasi internasional dari enam negara bersama para seniman Indonesia. Kehadiran ratusan delegasi dari berbagai negara menunjukkan bahwa Jakarta semakin dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan budaya berskala internasional,” ujar Pramono.

Ia menilai, kepercayaan tersebut mencerminkan transformasi Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya berkembang dari sisi ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga aktif membangun diplomasi budaya melalui berbagai kegiatan internasional.

Delegasi Dunia Diajak Mengenal Wajah Jakarta

Selama mengikuti Jakarta World FolkFest 2026, para delegasi tidak hanya tampil membawakan seni tradisional dari negara masing-masing. Mereka juga diajak mengenal lebih dekat wajah ibu kota melalui berbagai agenda budaya dan wisata.

Rangkaian kegiatan meliputi parade budaya yang melintasi kawasan Dukuh Atas, Gedung BNI 46, hingga Bundaran HI. Selain itu, para peserta juga mengunjungi sejumlah ikon wisata Jakarta, seperti Monumen Nasional (Monas) dan kawasan bersejarah Kota Tua.

Menurut Pramono, antusiasme para peserta terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan festival.

Saya melihat antusiasme para delegasi sangat baik. Selain menikmati berbagai pertunjukan budaya, mereka juga mengikuti parade budaya dan mengunjungi berbagai destinasi bersejarah di Jakarta. Mudah-mudahan pengalaman ini memberikan kesan yang baik tentang Jakarta,” katanya.

Bagian Perayaan HUT Jakarta Menuju Lima Abad

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan Jakarta World FolkFest sebagai salah satu agenda strategis dalam rangka memperingati HUT ke-499 Jakarta sekaligus menyongsong perayaan lima abad Jakarta pada 2027.

Festival ini juga menjadi media untuk memperkenalkan karakter Jakarta sebagai kota metropolitan yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya, keberagaman, dan keterbukaan terhadap masyarakat internasional.

Momentum ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta menuju lima abad Jakarta, sekaligus memperkenalkan wajah Jakarta sebagai kota yang berbudaya, inklusif, dan terbuka bagi semua kalangan,” ungkap Pramono.

Dorong Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kerja Sama Internasional

Lebih dari sekadar pertunjukan seni, Jakarta World FolkFest 2026 diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pramono berharap festival ini dapat mempererat hubungan persahabatan antarnegara sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi penyelenggaraan event internasional.

Menurutnya, semakin banyak agenda budaya berskala global yang digelar di Jakarta, semakin besar pula peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas promosi budaya Indonesia, serta menggerakkan roda perekonomian kreatif.

Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat persahabatan antarnegara, mendorong promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, serta menjadikan Jakarta sebagai destinasi berbagai agenda internasional,” pungkasnya.

Jakarta Perkuat Diplomasi Budaya Menuju Kota Global

Melalui penyelenggaraan Jakarta World FolkFest 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya membangun citra ibu kota sebagai kota global yang tidak hanya modern, tetapi juga berakar kuat pada keberagaman budaya.

Kehadiran delegasi dari berbagai belahan dunia menjadi simbol bahwa Jakarta semakin diperhitungkan sebagai ruang pertemuan budaya internasional sekaligus destinasi yang siap menyambut lebih banyak event global di masa mendatang.

[Ib / Foto : Dok Pemprov DKI Jakarta]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *