Wartabuana.com | Film Jangan Buang Ibu terus menunjukkan performa impresif di bioskop Indonesia. Kurang dari sepekan sejak resmi tayang, film produksi Leo Pictures itu sukses menembus lebih dari 1 juta penonton, menjadikannya salah satu film Indonesia dengan pertumbuhan penonton tercepat sepanjang 2026.
Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan posisi Leo Pictures sebagai rumah produksi yang konsisten menghadirkan film drama keluarga yang mampu menyentuh emosi penonton. Setelah sukses besar lewat Bila Esok Ibu Tiada pada 2024, kini Jangan Buang Ibu kembali membuktikan bahwa kisah tentang keluarga masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
Keberhasilan dua film tersebut sekaligus menandai keberhasilan Leo Pictures mencetak dua blockbuster drama secara beruntun (back-to-back).
Deretan Rekor yang Mengiringi Kesuksesan Jangan Buang Ibu
Kesuksesan Jangan Buang Ibu bukan hanya tercermin dari jumlah penontonnya. Bahkan sebelum mencapai angka satu juta, film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini telah mencatat berbagai pencapaian yang menjadi sorotan industri perfilman Indonesia.
Film ini berhasil membukukan Opening Day tertinggi untuk film Indonesia sepanjang 2026, sebuah indikator kuat bahwa antusiasme publik sudah terlihat sejak hari pertama penayangan.
Strategi promosi Leo Pictures juga menjadi perhatian. Mereka menggelar Gala Premiere Keliling Indonesia di 20 kota, dengan seluruh tiket untuk 30 jadwal penayangan di setiap kota dilaporkan habis terjual. Respons tersebut memperlihatkan besarnya rasa penasaran masyarakat terhadap film yang mengangkat kisah hubungan ibu dan anak ini.
Tak berhenti di situ, film ini juga mengukir Rekor MURI melalui kegiatan Jalan Sehat Bersama Pasangan Ibu dan Anak Terbanyak di Indonesia, sebuah kampanye yang selaras dengan pesan utama film mengenai kasih sayang seorang ibu.
Leo Pictures: Semoga Film Ini Mengingatkan Kita kepada Sosok Ibu
Produser sekaligus CEO Leo Pictures, Agung Saputra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan luar biasa terhadap film tersebut.
“Terima kasih untuk seluruh penonton yang telah mendukung perjalanan Jangan Buang Ibu di bioskop. Semoga film ini benar-benar mengingatkan kita tentang sosok yang selalu mencintai kita dan mendoakan kita di setiap perjalanan hidup, yaitu seorang ibu. Mari ajak ibu dan seluruh keluarga untuk merasakan kehangatannya di bioskop bersama Jangan Buang Ibu.”
Menurut Agung, tingginya jumlah penonton menjadi bukti bahwa pesan yang diusung film tersebut berhasil diterima oleh masyarakat luas.
Pengorbanan Nirina Zubir Berbuah Apresiasi Penonton
Di balik kesuksesan film, aktris Nirina Zubir turut mencuri perhatian lewat totalitasnya memerankan karakter Ibu Ristiana.
Demi menghadirkan sosok ibu berusia sekitar 60 tahun secara meyakinkan, Nirina harus menjalani proses tata rias selama tiga hingga empat jam setiap hari sebelum syuting dimulai. Wajahnya dibuat tampak lebih tua dengan tambahan efek kerutan serta perubahan warna kulit agar sesuai dengan karakter.
Pengorbanan tersebut, menurut Nirina, akhirnya terbayar dengan sambutan hangat dari masyarakat.
“Terima kasih dan bersyukur, proses yang panjang dan melelahkan dalam memerankan karakter Ibu Ristiana ternyata diapresiasi begitu besar oleh penonton Indonesia. Setiap harinya, di set syuting, aku harus menghabiskan waktu 3-4 jam untuk di-make up menjadi ibu berusia 60-an tahun, wajahnya digelapin dan dikeriputin. Ternyata keikhlasan untuk menerima itu sekarang mendapat sambutan positif.”
Pujian terhadap akting Nirina pun banyak bermunculan di media sosial. Tak sedikit penonton yang mengaku terbawa emosi hingga menangis selama menyaksikan film tersebut.
Diperkuat Deretan Aktor dan Aktris Populer
Film Jangan Buang Ibu disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan diproduseri Agung Saputra.
Selain Nirina Zubir, film ini juga dibintangi Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Dwi Sasono, serta Saskia Chadwick.
Kehadiran para pemain lintas generasi menjadi salah satu kekuatan film dalam menjangkau penonton dari berbagai kalangan.
Berpotensi Masuk Daftar Film Indonesia Terlaris 2026
Melihat laju penonton yang sangat cepat, Jangan Buang Ibu diprediksi masih akan terus menambah perolehan penontonnya dalam beberapa pekan ke depan. Momentum libur sekolah dan kuatnya promosi dari mulut ke mulut (word of mouth) dinilai menjadi modal besar untuk mempertahankan tren positif tersebut.
Jika konsistensi ini terus terjaga, Jangan Buang Ibu berpeluang menjadi salah satu film Indonesia terlaris sepanjang 2026 sekaligus memperpanjang daftar kesuksesan Leo Pictures di industri perfilman nasional.













